Jadi Pembicara di ITB, Eddy Soeparno Tegaskan Kebijakan Publik Harus Berbasis Riset

Kamis, 24/04/2025 20:33 WIB

Bandung, Jurnas.com - Pimpinan MPR Eddy Soeparno melanjutkan rangkaian agenda MPR Goes to Campus di Bandung, Jawa Barat.

Kali ini, Eddy Soeparno menjadi pembicara kunci dalam acara MPR Goes to Campus di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). ITB merupakan kampus ke 18 dalam rangkaian agenda MPR Goes to Campus ini.

Kehadiran Eddy disambut langsung oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara dan jajaran pimpinan kampus lainnya.

Dalam paparannya, Eddy Soeparno menyampaikan harapannya kepada ITB untuk terus menghasilkan ahli dan pakar-pakar di bidang pengembangan energi terbarukan.

“Saat ini transisi menuju energi terbarukan menjadi sesuatu yang tidak terhindarkan. Dan kita di Indonesia saat ini terus melakukan percepatan menuju pengembangan energi terbarukan,” kata Eddy.

“Saya berharap percepatan transisi menuju energi terbarukan ini dijalankan langsung oleh anak-anak muda terbaik bangsa dari Institut Teknologi Bandung,” lanjutnya.

Eddy juga mengajak civitas academica ITB untuk terlibat dalam memberikan ide, masukan dan gagasan dalam perumusan kebijakan publik.

Kebijakan publik seharusnya berbasis riset, berbasis pada penelitian dan memiliki dasar keilmuan yang kuat. Jangan sampai kebijakan publik dibuat tergesa-gesa tanpa dasar ilmiah dan riset yang kuat,” ujar Eddy.

“Saya mengajak ITB dan kampus-kampus di seluruh untuk selalu terlibat dalam perumusan kebijakan baik di tingkat nasional maupun di tingkat lokal,” lanjutnya.

Waketum PAN ini berharap, ITB menjadi kampus yang terus menghasilkan inovasi dan temuan-temuan terbaru khususnya di bidang pengembangan energi terbarukan.

“Diantara yang terus saya perjuangkan dalam transisi energi ini adalah besarnya representasi tenaga kerja Indonesia yang terlibat dengan keahlian khusus di bidang energi terbarukan,” kata Eddy.

“Tentunya ke depan semoga riset dan inovasi energi terbarukan dari ITB bisa menghasilkan teknologi energi terbarukan yang didominasi produk lokal, dikuasai oleh ahli-ahli terbaik dalam negeri dan harganga terjangkau untuk digunakan dalam skala yang lebih luas,” tutup Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat III Kota Bogor dan Cianjur ini.

TERKINI
Baleg DPR Kaji Usulan Dana Otsus Aceh 2,5 Persen dari DAU Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Kawasan Transmigrasi Disiapkan jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia?