Rabu, 07/06/2017 23:49 WIB
Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memuji Kerajaan Arab Saudi karena peran utama yang dimainkannya dalam memerangi terorisme. Ia mengatakan ingin memperkuat upaya bersama Saudi-AS dalam memerangi ekstremisme, menjamin keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut
Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan UEA memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin (5/6), lantaran menuduh mantan sekutunya mememlihara ekstremis dan organisasi teroris.
Di Washington, seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan Trump menekankan kebutuhan akan persatuan di Teluk, menyusul keputusan oleh kekuatan Arab untuk memutuskan hubungan dengan Qatar.
"Pesannya (Trump) adalah, kita ini memerlukan persatuan di wilayah tersebut melawan ideologi ekstrem dan pendanaan teroris. Penting agar Teluk bersatu demi perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut," kata pejabat senior Gedung Putih kepada Reuters.
Arkeolog Temukan Ratusan Emas era Dinasti Abbasiyah di Saudi
Trump Klaim Perdamaian dengan Iran Semakin Dekat
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas
Sebelumnya, pada Selasa (7/6), Trump memuji Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah lainnya karena melakukan tindakan melawan Qatar. Ia mengatakan kunjungan baru-baru ini ke Timur Tengah `sudah melunasi`.
"Begitu senang melihat hasil kunjungan Arab Saudi dengan Raja dan 50 negara telah melunasi. Mereka mengatakan akan mengambil garis keras yang mendanai ekstremisme, dan semua yang merujuk mengarah ke Qatar. Mungkin ini akan menjadi awal dari akhir kengerian terorisme! "Trump menulis di Twitter.
Keyword : Amerika Serikat Donald Trump Arab Saudi Qatar