Kamis, 20/02/2025 11:11 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Lima program unggulan Kementerian Transmigrasi mendapat respon yang baik dari Presiden Prabowo Subianto saat dipaparkan dalam Rapat Terbatas (Ratas) yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta.
Dalam rapat terbatas ini, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional dan lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Usai rapat terbatas Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan, lima program unggulan yang menjadi fokus utama untuk segera diimplementasikan adalah: Transmigrasi Tuntas; Transmigrasi Karya Nusa; Transmigrasi Lokal; Transmigrasi Gotong Royong; dan Transmigrasi Patriot.
"Program TransTuntas ditujukan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan lahan para transmigran; Transmigrasi Lokal bertujuan menyejahterakan masyarakat setempat lewat program transmigrasi; Transmigrasi Gotong Royong bertujuan kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga Negara lainnya untuk pengembangan kawasan transmigrasi," kata Iftitah dalam keterangannya dikutip Kamis (20/2).
Desa-desa di Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan
Menko Yusril Pastikan Pemerintah Senang Jika Kritik Akademisi Makin Tajam
Kementerian Transmigrasi Gandeng Unpad Dorong Industrialisasi Ubi Jalar
Sedangkan program Trans Karya Nusantara bertujuan membangun aneka industri di kawasan transmigrasi sesuai potensi kawasanmya. Terakhir Transmigrasi Patriot bertujuan mengakselerasi SDM transmigran dengan memberi beasiswa S2 & S3.
Rapat Terbatas yang digelar pada Selasa (18/2) ini dihadiri 11 Menteri, termasuk lima Menteri di bawah Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK).
Dalam jumpa pers usai Ratas, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, "Terkait sektor transmigrasi, kami memaparkan pentingnya pemetaan potensi kawasan transmigrasi, termasuk revitalisasi di berbagai daerah. Presiden menekankan pembangunan di wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua, sebagai prioritas."
Lebih lanjut AHY menjelaskan dengan adanya empat provinsi baru di Papua, perhatian khusus perlu diberikan. “Selain itu, transmigrasi harus mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat," ujarnya.
Keyword : Menteri TransmigrasiIftitah SulaimanProgram UnggulanKementerian TransmigrasiPrabowo Subianto