Rabu, 31/05/2017 18:36 WIB
Jakarta - Semestinya di era modern seperti ini Penanaman nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan dengan berbagai cara dan sedianya penaman nilai Pancasila tidak lagi dilakukan hanya dengan cara-cara tekstual atau monolog, tetapi justru dengan dialog.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menanggapi peringatan hari lahir Pancasila pada 1 Juni.
Menurut pria yang akrab disapa Cak Imin itu, sedianya penaman nilai Pancasila tidak lagi dilakukan hanya dengan cara-cara tekstual dan monolog, tetapi justru dengan dialog.
Secara praktis, penanaman dilakukan melalui kesenian dan budaya.
Konsisten Memperjuangkan Pesantren, Fraksi PKB DPR RI Raih KWP Award 2026
Menko PM: MBG Penggerak Ekosistem Ekonomi Lokal dari Desa hingga Nasional
Dianugerahi KWP Awards 2026, Lalu Komit Kawal Pendidikan Nasional
"Karena seni sebagai karya, mampu menyentuh bukan hanya pikiran tapi juga hati," ujar Cak Imin di Graha Gus Dur kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).
Cak Imin melanjutkan, jika melalui seni dan kebudayaan, yang dibutuhkan dalam upaya penanaman nilai-nilai pancasila adalah kreatifitas.
"Dalam dunia yang serba digital, mobile, dan virtual ini, hanya butuh lebih banyak kreativitas dan kemauan kuat membumikan Pancasila," kata dia.
Oleh karena itu, Cak Imin meminta, para seniman lebih terlibat dengan membuat syair, lagu, novel dan film yang mengandung nilai-nilai refleksi persatuan, persaudaraan dan penghargaan atas perbedaan sebagaimana menjadi nilai-nilai dari Pancasila.
"Biarkan anak-anak muda menontonnya, membacanya, dan menyanyikannya untuk dinikmati sendiri atau bersama-sama," kata Cak Imin.
Keyword : Muhaimin Iskandar pancasila PKB