Selasa, 21/01/2025 15:28 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI Puan Maharani berharap ramai isu mengenai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo S Brodjonegoro yang didemo karena dituding memberhentikan ASN secara mendadak dapat diselesaikan secara transparan.
Meski begitu soal evaluasi posisi Satryo sebagai menteri, kata Puan, merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto.
“Dari DPR itu (yang mengawal) Komisi X. Namun terkait apakah dievaluasi atau tidak, itu (hak) prerogatif Presiden,” kata Puan saat dimintai tanggapan oleh pewarta di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1).
Karhutla Bromo Meluas 520 Hektare, Puan Desak Pemerintah Bertindak
WHO Peringatkan Wabah Ebola Kongo Makin Cepat Menyebar, Kasus Tembus 3.874
Menkomdigi Minta Waspadai Hoaks Demo, Banyak Video Lama Kembali Viral
Seperti diketahui, ratusan ASN dari Ditjen Dikti Kemdiktisaintek menggelar demo buntut pemecatan pegawai bernama Neni Herlina yang diduga dilakukan secara mendadak. Neni mengaku pemecatannya hanya dilakukan secara verbal.
Puan berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara clear.
“Kami dari DPR berharap semua hal yang terjadi di Kementerian itu bisa ditindaklanjuti secara transparan di internal dan tentu saja itu ranah dari eksekutif,” jelas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.
Puan pun menegaskan DPR akan ikut mengawal penyelesaian permasalahan ini. Komisi X sebagai mitra Kementerian Diktisaintek juga disebut akan menindaklanjutinya.
“DPR akan mencermati dan menindaklanjutinya di komisi terkait,” ungkap Puan.