Selasa, 21/01/2025 15:28 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI Puan Maharani berharap ramai isu mengenai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo S Brodjonegoro yang didemo karena dituding memberhentikan ASN secara mendadak dapat diselesaikan secara transparan.
Meski begitu soal evaluasi posisi Satryo sebagai menteri, kata Puan, merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto.
“Dari DPR itu (yang mengawal) Komisi X. Namun terkait apakah dievaluasi atau tidak, itu (hak) prerogatif Presiden,” kata Puan saat dimintai tanggapan oleh pewarta di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1).
Temuan Fasilitas Mewah, Puan Maharani Desak Pembenahan Tata Kelola Lapas
Pakistan Kerahkan Puluhan Ribu Polisi jelang Demo Massal
Dasco Targetkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober
Seperti diketahui, ratusan ASN dari Ditjen Dikti Kemdiktisaintek menggelar demo buntut pemecatan pegawai bernama Neni Herlina yang diduga dilakukan secara mendadak. Neni mengaku pemecatannya hanya dilakukan secara verbal.
Puan berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara clear.
“Kami dari DPR berharap semua hal yang terjadi di Kementerian itu bisa ditindaklanjuti secara transparan di internal dan tentu saja itu ranah dari eksekutif,” jelas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.
Puan pun menegaskan DPR akan ikut mengawal penyelesaian permasalahan ini. Komisi X sebagai mitra Kementerian Diktisaintek juga disebut akan menindaklanjutinya.
“DPR akan mencermati dan menindaklanjutinya di komisi terkait,” ungkap Puan.