Filipina Lepaskan Serangan Udara di Marawi

Minggu, 28/05/2017 05:20 WIB

Jakarta - Angkatan bersenjata Filipina menggunakan helikopter menembakkan sejumlah roket ke markas militan Islam di Marawi pada Sabtu (27/5). Serangan tersebut dimaksudkan untuk mengakhiri serangan di kota Selatan Marawi yang telah berkobar selama lima hari.

"Kami Mencoba untuk menggunakan kekuatan semaksimal mungkin," kata Mayor Jenderal Carlito Galvez, yang mengepalai komando militer di wilayah Mindanao Barat dilansir Reuters

"Tujuan utama serangan udara tersebut untuk menekan pelanggaran hukum dan mengembalikan suasana normal di Marawi terutama di bulan suci Ramadhan," tambahnya

Bulan Ramadan adalah bulan puasa dan tempat berdoa orang-orang Muslim yang jatuh pada Sabtu. Di Marawi Ramadan memiliki makna khusus bagi penduduk mayoritas Muslim di negara yang sebagian besar beragama Katolik.

Maute atau ISIS telah menguasai kota Marawi dalam bebera hari terakhir, dan pemerintah mengumuman, Indonesia dan Malaysia berada di antara para militer Filipina yang mengecam peredaran ideologi islam radikal di Asia Tenggara.

TERKINI
Terus Digempur, Beberapa Warga Gaza Terluka Akibat Serangan Drone Israel Anggaran 2026 Terbatas, Komisi V Minta Kemenhub Gandeng Investor Swasta Stok Obat Habis, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran Pemprov Jabar Tegaskan Menjaga Aset Negara drai Ancaman Gugatan PLK