Rudianto Lallo Dorong Jenderal Suyudi Bangun Pendekatan Polri Humanis

Kamis, 01/10/2026 20:14 WIB

 

 

Jakarta, Jurnas.com - Pergantian pucuk pimpinan Polri dinilai menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Rudianto Lallo mengatakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian harus dibangun melalui pendekatan yang humanis. Menurutnya, Polri tidak boleh hadir dengan membangun rasa takut di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Rudianto setelah Komisi III DPR RI menyetujui secara aklamasi pencalonan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Persetujuan tersebut kemudian disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 1 Oktober 2026.

“Polisi adalah bagian yang tidak terpisahkan, polisi bersama masyarakat. Apalagi dalam paparan Pak Suyudi tadi menjelaskan bahwa Polri jangan sampai ditakuti, tapi Polri harus dekat dengan masyarakat,” kata Rudianto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Ia menegaskan, kedekatan tersebut penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Hubungan polisi dan masyarakat, kata dia, semestinya dibangun atas dasar kepercayaan, bukan ketakutan.

“Kepercayaan, trust kepada institusi Polri, bukan karena masyarakat takut sama Polri,” ujarnya.

Rudianto juga menyambut positif keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Suyudi sebagai calon Kapolri. Ia menilai pengalaman Suyudi selama berkarier di kepolisian, termasuk ketika memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN), menjadi modal dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi Polri.

“Yang pertama tentu kami menyambut baik pilihan Bapak Presiden Prabowo, yang mana jabatan Kapolri adalah jabatan tertinggi di institusi kepolisian, yang mana dia adalah alat negara yang tegak lurus kepada Bapak Presiden,” ungkapnya.

Menurut Rudianto, Suyudi memiliki pengalaman dalam menangani persoalan narkotika, termasuk mengungkap jaringan peredaran narkoba dalam skala besar hingga menyentuh wilayah yang selama ini sulit dijangkau aparat.

“Pilihan kepada Pak Suyudi Ario Seto ini saya kira pilihan yang tepat. Apalagi beliau masih muda, energik dan rekam jejak kinerja beliau di BNN begitu luar biasa,” katanya.

Karena itu, Rudianto berharap Suyudi mampu menerjemahkan arah kebijakan Presiden sekaligus menjalankan mandat konstitusional Polri sebagai institusi yang bertugas memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Pak Suyudi ini adalah figur yang saya kira bisa menerjemahkan apa yang menjadi keinginan Bapak Presiden, terutama mandat konstitusi Pasal 30, yang mana polisi adalah alat negara yang tugasnya melayani, mengayomi, melindungi masyarakat,” pungkasnya.

 

 

 

TERKINI
Bolehkah Wanita Menjadi Khatib Salat Jumat? Rudianto Lallo Dorong Jenderal Suyudi Bangun Pendekatan Polri Humanis Tata Cara Mengurus Jenazah Sesuai Syariat Islam Pesan Siti Fauziah Saat Serahkan Jabatan Plt. Sesjen MPR RI