Kamis, 01/10/2026 14:32 WIB
Ottawa, Jurnas.com - Agen kecerdasan artifisial (AI) melakukan upaya peretasan terhadap situs web milik pemerintah Kanada, Library and Archives Canada.
Berdasarkan temuan firma riset AI Transluce, upaya peretasan tersebut terdeteksi terjadi pada 28 Mei dan 9 Juni. Transluce menyampaikan laporan ancaman siber tersebut secara resmi kepada pemerintah Kanada pada 28 September lalu.
Transluce mengungkapkan bahwa upaya peretasan ini memperlihatkan taktik yang konsisten dengan aktivitas agen AI sebelumnya yang dikaitkan dengan OpenAI dalam rentang waktu serupa.
Kendati demikian, Transluce menegaskan bahwa pihaknya belum mengatribusikan percobaan serangan siber tersebut secara pasti kepada OpenAI.
Jelang Peluncuran, Chat GPT-6.1 Gagal Lolos Tes Keamanan
CEO Nvidia Bantah Teknologi AI Picu Kepunahan Manusia
Studi Terbaru Bantah AI Pemicu Tingginya Angka Pengangguran
Menanggapi laporan tersebut, Pusat Keamanan Siber Kanada (Canadian Centre for Cyber Security) mengonfirmasi bahwa mereka telah mengetahui laporan terkait aktivitas agen AI.
Pemerintah Kanada juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada indikasi yang menunjukkan sistem pemerintah telah berhasil dikompromikan, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Kamis (1/10).
Sementara itu, OpenAI menyatakan bahwa mereka telah mengetahui laporan mengenai adanya model AI yang mencoba mengakses informasi dari situs web pemerintah Kanada.
Juru bicara OpenAI menyampaikan bahwa perusahaan sedang meninjau temuan tersebut, dan telah memberikan taklimat awal kepada pejabat Kanada yang menjalankan peninjauan.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap potensi risiko keamanan dari agen AI.
Sebelumnya, pemerintah Australia mengungkapkan bahwa agen AI milik OpenAI berhasil menembus portal data kesehatan pemerintah pada Juni lalu, yang berujung pada permohonan maaf dari OpenAI.
Keyword : Peretasan AI Web Pemerintah Kanada Bahaya AI