Walk Out di Sidang Umum PBB, Sikap Tegas Indonesia Bela Palestina

Minggu, 27/09/2026 06:18 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Sidang Umum PBB atau United Nation General Assembly (UNGA) 2026 Tingkat Kepala Negara baru saja usai. Sejumlah kepala negara hadir dan memberikan pidato dengan masing-masing mengangkat beragam permasalahan global.

Selain pimpinan negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang ditunggu adalah pidato Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Perseteruan dua negara ini sudah berlangsung bertahun tahun hingga puncaknya meletus perang tiga negara yang melibatkan Amerika dan Israel menyerang Iran.

Pengamat Komunikasi Politik Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih menyampaikan dalam UNGA 2026 ini bisa dilihat sikap masing masing negara yang muatan komunikasi politiknya sangat beragam.

“Menurut saya ketidak hadiran Presiden Prabowo dalam UNGA 2026 kali ini sudah tepat, selain banyak hal dalam negeri yang perlu perhatian khusus, kondisi geo politik global juga sedang tidak kondusif. Jadi lebih baik berada di dalam negeri mengatasi beragam kondisi yang sedang terjadi di tanah air,” ujar Frans melalui keterangannya, Minggu (27/9/2026).

Pada Sidang Umum ke-81 PBB ini Indonesia mengirimkan Menteri Luar Negeri (Menlu)  RI Sugiono yang menyampaikan pidato resmi pada Sabtu (26/9/2026).

Dalam pidatonya, Sugiono menegaskan komitmen kuatnya Indonesia untuk terus berdiri bersama rakyat Palestina, menyerukan gencatan senjata permanen, penghentian kekerasan di Gaza dan Tepi Barat, serta percepatan bantuan kemanusiaan.

“Saya melihat Indonesia tetap konsisten berpihak pada Palestina yang ditunjukkan dengan walk out saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato. Ini pesan komunikasi politik yang baik,” ungkap Frans.

Delegasi dari 77 negara, termasuk Indonesia melakukan aksi walk out dan absen dari ruang Sidang ke-81 Majelis Umum PBB tersebut.

“Kita bisa melihat saat Presiden Iran, Presiden Amerika, dan puncaknya Perdana Menteri Israel Netanyahu berpidato, rombongan delegasi berbagai negara keluar dari ruang sidang. Khususnya saat pidato Netanyahu yang membuat ruang sidang terasa sepi,” ujarnya.

Menurut Frans, memang aksi walk out ini sudah berlangsung bertahun tahun, sedangkan perang di Palestina tetap berlangsung.

“Meskipun demikian, secara diplomasi sikap yang ditunjukkan Indonesia sudah benar, bahwa Indonesia akan terus mendukung kemerdekaan Palestina, dan tidak ada posisi tawar untuk hal tersebut,” pungkas Frans.

TERKINI
Iran Janji Balas Lebih Dahsyat jika AS Kembali Serang Teheran 56 Orang Tewas Imbas Bencana Banjir di India Perkuat Data dan Teknologi, Subsidi BBM dan LPG Harus Tepat Sasaran Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 13 Kg Sabu di Perbatasan RI-Malaysia