Pemerintah Bentuk Timsus Kaji Kuliah Gratis PTN, Dipimpin Pratikno

Rabu, 23/09/2026 19:49 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) membahas pendidikan gratis di jenjang perguruan tinggi negeri atau PTN. Ratas itu digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9).

Seusai ratas tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pemerintah membentuk tim khusus untuk mengkaji rencana menggratiskan biaya kuliah di PTN itu.

Tim khusus tersebut akan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dan melibatkan sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Keuangan.

"Bapak Presiden juga menginstruksikan untuk dilakukan telaah lebih dalam lagi, dibentuk tim khusus yang dipimpin Pak Menko PMK untuk men-breakdown lagi hitungan-hitungan," ujar Brian dalam keterangannya.

Ia mengatakan tim tersebut akan menghitung secara lebih rinci kebutuhan anggaran serta menyusun tahapan pelaksanaan program perguruan tinggi negeri (PTN) gratis.

Menurutnya, kajian tersebut diperlukan agar rencana yang diinginkan Presiden Prabowo Subianto dapat dilaksanakan secara realistis dan bertahap.

"Harapannya, dalam waktu barangkali dua minggu sampai satu bulan, kita akan mendapatkan lagi hitungan-hitungan yang lebih rasional dan tahapan-tahapan yang lebih baik," katanya.

Brian menuturkan hasil kajian tersebut nantinya akan dilaporkan kembali kepada Presiden Prabowo melalui Menko PMK. Laporan itu akan menjadi dasar untuk menentukan langkah dan tahapan pelaksanaan program.

Brian menegaskan pemerintah berharap arahan Presiden Prabowo untuk menggratiskan biaya kuliah di PTN dapat segera diwujudkan, namun pelaksanaannya akan tetap melalui sejumlah tahapan.

"Harapannya, tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan. Namun, tentu kita akan melalui tahapan-tahapan, tidak langsung," ujar dia. (Ant)

TERKINI
Bentuk Tim, Ditjenpas Lanjuti Hasil Pengawasan Ombudsman di Lapas Cibinong Pasukan Yaman Kuasai Penuh Gunung Qarfan dari Houthi Iran Sampaikan Syarat ke AS Lewat Qatar, Bahas Akhir Perang hingga Blokade 40 Ribu Balita Terpapar ISPA Karhutla, Legislator Desak Penetapan KLB