Rabu, 23/09/2026 12:56 WIB
Madrid, Jurnas.com - Real Madrid merespons keras pernyataan Presiden LaLiga Javier Tebas yang mengkritik klub tersebut setelah kekalahan 1-2 dari Atletico Madrid dalam derbi pada Minggu (20/9).
Melalui laman resminya, Real Madrid menilai Tebas telah menggunakan jabatannya untuk menyerang dan mendiskreditkan Los Blancos melalui berbagai pernyataan publik.
"Klub kami menganggap tidak dapat ditoleransi bahwa presiden LaLiga menggunakan jabatan institusionalnya untuk terus mendiskreditkan dan menyerang Real Madrid sebagaimana yang ia lakukan dalam setiap pernyataan publiknya," tulis Real Madrid diikutip pada Rabu (23/9).
Madrid juga mempertanyakan sikap Tebas yang dinilai tidak mencerminkan perannya sebagai pihak yang bertanggung jawab mewakili dan melindungi kepentingan klub-klub anggota LaLiga.
Performa Kian Menurun, Vinicius Sudah "Habis" di Madrid?
Mou Pamerkan Foto Tekel Horor Atletico yang Diabaikan Wasit
Barcelona Segera Perpanjang Kontrak Raphinha hingga 2029
Menurut Real Madrid, pernyataan Tebas tidak pantas disampaikan oleh seseorang yang berada dalam posisi pengelola kompetisi sepak bola profesional Spanyol.
Klub tersebut bahkan menyebut sepak bola profesional Spanyol membutuhkan sosok baru yang memegang prinsip netralitas dalam menjalankan kepemimpinan LaLiga.
"Presiden LaLiga bukanlah pemilik kompetisi, melainkan orang yang melayani klub-klub anggotanya yang telah memercayakan arah kompetisi kepadanya," tulis Real Madrid.
Sebelumnya, Tebas membantah klaim Real Madrid mengenai adanya konspirasi wasit.
Ia menyebut tuduhan tersebut tidak masuk akal dan menilai isu itu digunakan untuk mengalihkan perhatian dari performa buruk tim.
Tebas juga mengkritik Real Madrid TV yang dinilainya terus membangun narasi mengenai konspirasi wasit sebelum pertandingan berlangsung.
Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari Real Madrid yang memilih membalas kritik Tebas melalui pernyataan resmi klub.