Rabu, 23/09/2026 05:45 WIB
Monaco, Jurnas.com- Hari Kedua acara Monaco Smart & Sustainable Marina Rendezvous ke-6, Menteri Pariwisata Indonesia, Widi Wardhana menjadi keynote speech. Dalam pidatonya, Menteri Widi Wardhana mempromosikan Wisata Indonesia merupakan anugerah dari Sang Pencipta Tuhan Yang Maha Esa. Acara ini berlangsung pada 20-21 September 2026 yang lalu di Monako.
Widi Wardhana menyampaikan bahwa Indonesia diberkati dengan kekayaan budaya, warisan sejarah, kekayaan alam termasuk bahari dan laut yang berlimpah. Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar dunia yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati. Berkat Tuhan yang luar biasa ini memberikan peluang besar untuk mengembangkan industri pariwisata.
“Kami adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan rumah bagi keanekaragaman hayati terkaya kedua di dunia. Di seluruh penjuru kepulauan ini, kami diberkati dengan kekayaan budaya, warisan sejarah, dan keajaiban alam yang menjadikan Indonesia unik. Kami menawarkan beragam pengalaman wisata, termasuk wisata bahari dan kelautan yang senantiasa memukau”, tuturnya.
Lebih lanjut Menpar mengajak para investor Eropa untuk melakukan investasi di Indonesia dalam sektor pariwisata. Tawaran Ibu Menpar adalah untuk mengembangkan yachting atau berlayar menjelejahi pulau-pulau Indonesia, termasuk pantai pink. Selain itu Menpar mempromosikan wisata laut seperti snorkelling dan menyelam. Indonesia terletak di Kawasan Segitiga Trumbu Karang (Coral Triangel) sehingga menjadi tempat hidup bagi 75% spesies karang dan endemikk dunia. Indonesia memiliki 700 titik penyelaman di seluruh pulau.
Menpar Palestina Tekankan Perlindungan Situs Bersejarah dari Israel
Wisman Meningkat, Menpar Sebut Pariwisata RI di Jalur Pertumbuhan Positif
Menteri Pariwisata: Bali Tidak Sepi, Hanya Ada Penurunan Sedikit
Di hadapan para investor Menteri Widi Wardhana dengan penuh percaya diri mempromosikan sejumlah objek wisata tanah air selain Bali, yaitu Ujung Kulon, Kepulaun Seribu, Lombok, Laboan Bajo, Wakatobi, Ambon, Banda, Morotai dan Raja Ampat.
Untuk memperkuat minat investor datang ke Indonesia berinvestasi, Menteri Widi Wardhana memaparkan capaian Kementerian Pariwisata tahun 2025 dan 2026 serta target 2029. “Pendapatan pasar yacht Indonesia 2025 sebesar USD 261,9 juta dan target 2033 sebesar USD 449,1 juta. Jumlah kunjungan wisata mencanegara 15,4 juta pada 2025 dan target 2026 sebesar 17 juta serta pada 2029 sebesar 23,5 juta.
Sebagai penutup Menteri Pariwisata Indonesia, Widi Wardhana menyampaikan terimakasih kepada pihak Monaco Smart & Sustainable Marina Rendezvous ke-6 telah mengundang. Tidak lupa ibu Menteri juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Yang Mulia Pangeran Albert II dari Monako, Bapak José Marco Casellini, CEO M3 Monaco, Laksamana Muda Nehad Shahin Ali, Wakil Menteri Transportasi Republik Arab Mesir dan para tamu undangan yang hadir.