Sabtu, 19/09/2026 03:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sedikitnya 16 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka dalam serangan teroris di dekat sebuah kantor polisi di Kota Kohat, Pakistan utara, saat salat Jumat, ungkap stasiun televisi Pakistan Geo News dalam laporannya.
Sebuah kendaraan yang membawa bahan peledak menabrak gerbang kantor polisi dan meledak. Setelah itu, tujuh orang militan bersenjata memasuki gedung tersebut.
Enam di antaranya, termasuk seorang pelaku bom bunuh diri dan penembak jitu, dilumpuhkan oleh pasukan keamanan, ungkap laporan televisi tersebut.
Aksi bom bunuh diri lainnya dilaporkan terjadi di dalam gedung unit khusus kepolisian saat baku tembak dengan para penyerang. Dalam insiden tersebut, tiga militan tewas.
Update Banjir Nepal, 6.150 Orang Masih Hilang
10 Orang Tewas Akibat Ledakan Gudang Kembang Api
Korban Tewas Banjir Nepal Tembus 1.355 Orang
Laporan itu menambahkan bahwa serangan tersebut menewaskan lima anggota polisi.
Sementara itu, Kepala Petugas Medis Rumah Sakit Distrik Kohat Tahir Ali Shah mengatakan kepada stasiun televisi tersebut bahwa lebih dari 50 orang yang terluka telah dibawa ke fasilitas medis setelah ledakan.
Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada masjid yang berada di sebelah kompleks kepolisian dan menyebabkan salah satu dindingnya runtuh. Operasi penyelamatan masih berlangsung di lokasi kejadian.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengutuk serangan itu serta menginstruksikan pihak berwenang untuk memberikan bantuan medis yang diperlukan kepada para korban dan menyampaikan laporan mengenai sifat serta penyebab ledakan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti