Rabu, 16/09/2026 12:19 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pertahanan udara Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman di dekat Makkah, Arab Saudi, Selasa (15/9/2026) malam.
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki al-Malki, mengatakan drone tersebut berhasil dicegat sekitar pukul 18.50 waktu setempat atau 15.50 GMT, sebelum memasuki wilayah udara yang dibatasi. Puing-puing drone kemudian jatuh di sebelah selatan Makkah.
Al-Malki menyebut insiden tersebut sebagai upaya kedua Houthi untuk menargetkan Makkah. Ia merujuk pada peluncuran rudal balistik ke arah kota tersebut pada 27 Juli 2017.
Menurut Al-Malki, keamanan Dua Masjid Suci dan para jemaah merupakan “garis merah”. Ia menegaskan koalisi akan mengambil langkah untuk mencegah serangan serupa kembali terjadi.
Arab Saudi Imbau Warga Mekkah dan Jeddah Segera Berlindung, Kenapa?
Kelompok Houthi Klaim Gempur Gudang Senjata Arab Saudi
Saudi Tutup Jalur Pipa Timur Usai Sejumlah Serangan
Insiden drone tersebut terjadi sehari setelah koalisi menyatakan 13 warga sipil terluka akibat serangan rudal dan drone Houthi di Khamis Mushait, Abha, dan Taif. Serangan itu juga dilaporkan merusak tujuh rumah dan dua kendaraan.
Ketegangan di Yaman meningkat sejak awal Juli setelah bertahun-tahun relatif tenang. Pertempuran berlangsung antara pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan kelompok Houthi.
Konflik Yaman telah berlangsung sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada 2014. Setahun kemudian, koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi militer untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. (*)
Sumber: Anadolu
Keyword : Arab SaudiKelompok HouthiYaman Saudi