Rabu, 09/09/2026 17:40 WIB
Madrid, Jurnas.com - Barcelona memang berhasil mengamankan penyerang asal Brasil, Gabriel Jesus, guna menebus kegagalan memboyong Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Kendati demikian, kegagalan mendaratkan Alvarez bukan satu-satunya hambatan yang dialami klub Catalan tersebut selama bursa transfer musim panas.
Sepanjang gelaran Piala Dunia 2026, Julian Alvarez secara terbuka menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Atletico Madrid demi bergabung dengan Barcelona. Namun, Colchoneros menolak tawaran tersebut. Di saat bersamaan, Barcelona juga menjajaki opsi alternatif dengan membidik kapten Inter Milan, Lautaro Martinez.
Usaha Barcelona untuk mendaratkan Lautaro Martinez menemui jalan buntu setelah penyerang berusia 29 tahun asal Argentina itu menolak melakukan negosiasi. Hal ini dikonfirmasi oleh Presiden Inter Milan, Beppe Marotta.
"Pertama-tama, saya harus katakan bahwa sikapnya sangat luar biasa. Dia menunjukkan rasa memiliki yang kuat dengan menolak bernegosiasi dengan Barcelona. Kami memang sempat mengadakan pertemuan, tetapi syarat-syarat untuk melanjutkan negosiasi tidak terpenuhi," ujar Marotta dikutip dari Sports Mole pada Rabu (9/9).
Barcelona Bakal Tempuh Segala Cara demi Boyong Alvarez
Demi Pindah Barcelona, Gabriel Jesus Rela Terima Potongan Gaji
Istri Gabriel Beri Sinyal Martinelli Segera Tinggalkan Arsenal
"Selain itu, mencapai kesepakatan antar-klub juga tidak memungkinkan karena Lautaro adalah pemain tingkat atas dan kami membutuhkannya untuk memenangi trofi," Marotta menambahkan.
Terikat kontrak hingga Juni 2029 bersama Inter sejak bergabung pada 2018, Lautaro tidak menunjukkan indikasi untuk meninggalkan Giuseppe Meazza. Loyalitas tersebut membuat Barcelona mengalihkan fokus dari sang pemain.
Setelah kegagalan tersebut, Barcelona akhirnya merekrut Gabriel Jesus dari Arsenal dengan nilai transfer sebesar £8,6 juta dan kontrak hingga Juni 2029. Pemain berusia 29 tahun itu didatangkan untuk mengisi kedalaman lini depan.
Untuk musim ini, manajer Hansi Flick diprediksi bakal membagi peran penyerang tengah antara Raphinha yang telah mengemas enam gol di awal musim, serta Gabriel Jesus.
Namun, dengan nilai transfer yang relatif terjangkau serta rekam jejak performanya dalam beberapa musim terakhir, Jesus dinilai bukan menjadi solusi jangka panjang bagi posisi penyerang utama Barcelona. Sebab, Barcelona dilaporkan berpeluang untuk kembali mencoba mendatangkan Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas 2027 mendatang.