Jum'at, 26/05/2017 13:56 WIB
Jakarta - Menantu kesayangan Presiden Donald Trump, sekaligus penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner berada di bawah pengawasan Biro Investigasi Federal di Rusia, menurut laporan Washington Post dan NBC News pada Kamis (24/5)
Kushner sedang diselidiki karena keterlibatan dalam pertemuan pada Januari lalu, melakukan interaksi dengan duta besar Rusia dan seorang bankir dari Moskow, menurut Laporan Washington Post dilansir Reuters pada Jumat (26/5)
FBI, beberapa komite Kongres dan penasihat khusus yang ditugaskan Departemen Kehakiman untuk menyelidi dugaan campur tangan Rusia dalam kemenangam Doanld Trump dalam pemilihan presiden AS pada 2016.
Kontroversi ini telah menelan administrasi Trump sejak ia memecat Direktur FBI James Comey pada 10 Mei. Moskow berulang kali membantah tuduhan telah melakukan pertemuan dengan Kushner, bagitu Trump membantah jenis kolusi apapun dengan Rusia.
Dorong Gencatan Senjata, Trump Sebut Israel dan Lebanon Bertemu Hari Ini
Militer AS Kembali Serang Kapal di Pasifik Timur, Tiga Orang Tewas
Trump Klaim China Dukung Pembukaan Blokade Selat Hormuz
Penyidikan kepada Kushner tidak berarti menetapkannya sebagai tersangka atau pelaku kejahatan, kata pejabat kepada NBC News.
Belum diketahu apakah Kushner menerima permintaan dari FBI untuk memperoleh catatan ataukah tidak , tambah NBC News. Salah satu pengacara Kushner, Jamie Gorelick, mengatakan dalam sebuah pernyataan akan bekerja sama dengan penyelidikan.
"Kushner akan bersedia berbagi dengan Kongres apa yang dia tahu tentang pertemuan tersebut. Ia akan melakukan hal yang sama jika ia dihubungi sehubungan dengan kasus tersebut," kata Gorelick.
Keyword : Donald Trump Jared Kushner Rusia