Selasa, 01/09/2026 07:07 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Di tengah masifnya penggunaan media sosial, aplikasi pesan instan, dan surat elektronik (e-mail), tanggal 1 September hadir membawa ajakan unik bagi masyarakat global.
Hari ini diperingati sebagai Hari Menulis Surat Sedunia atau World Letter Writing Day, sebuah momentum untuk menghidupkan kembali tradisi komunikasi klasik menggunakan tulisan tangan di atas kertas.
Gagasan memperingati Hari Menulis Surat Sedunia pertama kali dicetuskan oleh Richard Simpkin, seorang penulis, fotografer, dan seniman asal Australia.
Berasal dari kebiasaannya pada dekade 1990-an yang gemar mengirimkan surat kepada tokoh-tokoh inspiratif di negaranya, Simpkin merasakan kebahagiaan dan kepuasan emosional yang mendalam setiap kali menerima balasan berupot tulisan tangan dari para tokoh tersebut.
Hari Polwan RI Setiap 1 September, Ini Sejarah dan Tujuannya
1 September 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Hari Pembelajaran Jarak Jauh Sedunia Setiap 31 Agustus, Ini Sejarahnya
Pengalaman personal ini kemudian mengilapinya untuk menginisiasi gerakan global pada tahun 2014 agar tradisi indah ini tidak lenyap tergerus zaman.
Dipilihnya tanggal 1 September sebagai hari peringatan bertujuan untuk mengajak publik beristirahat sejenak dari dinamika era digital yang serba cepat.
Menurut Simpkin, tulisan tangan menyajikan kehangatan, kejujuran rasa, dan karakter personal yang tidak dapat digantikan oleh ketikan teks pada layar gawai.
Proses merangkai kata di atas kertas menuntut kesabaran dan perhatian penuh, sehingga pesan yang disampaikan terasa jauh lebih bermakna baik bagi pengirim maupun penerimanya.
Kini, momentum 1 September di berbagai negara dimanfaatkan oleh banyak komunitas, sekolah, dan masyarakat umum untuk kembali meraih pena.
Mulai dari menuliskan ucapan terima kasih kepada orang terdekat, mengirimkan kabar kepada sahabat lama, hingga mengajarkan generasi muda tentang cara menempel prangko dan mengirimkan surat melalui pos, peringatan ini menjadi sarana efektif untuk merekatkan kembali hubungan antarmanusia secara lebih personal dan emosional.