Senin, 31/08/2026 13:24 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Keselamatan dan kebutuhan relawan yang berada di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan perlu mendapat perhatian lebih.
Selain memastikan ketersediaan peralatan pemadaman, perlindungan terhadap relawan dinilai penting agar mereka dapat menjalankan tugas secara aman di tengah kondisi lapangan yang berisiko.
“Relawannya terutama tadi, banyak yang masuk ke hutan tapi mereka tidak punya peralatan yang cukup untuk melindungi dirinya,” ujar Anggota Komisi VIII DPR RI Sudian Noor saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dikutip Senin, 31 Agustus 2026.
Menurutnya, kebutuhan tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan kecil. Relawan yang bekerja di kawasan hutan menghadapi berbagai risiko selama melakukan penanganan, sehingga pemerintah perlu memastikan keselamatan mereka menjadi bagian dari dukungan penanggulangan bencana.
Komisi VIII Kawal Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumbar Rp17,89 Triliun
Anggaran Naik Rp62,6 M, Anggota DPR Minta Kemensetneg Tingkatkan Kinerja
Hotspot Karhutla Naik Jadi 20.378, Kalteng dan Kalbar Jadi Perhatian
Sudian juga menyoroti kebutuhan kesehatan relawan selama berada di lapangan. Ia menyebut pemberian suplemen dan vitamin dapat menjadi salah satu bentuk dukungan untuk menjaga kondisi fisik relawan yang bekerja dalam situasi karhutla.
“Saya sudah koordinasi dengan Pemkot Banjarbaru, cuma ada kebutuhan-kebutuhan seperti suplemen vitamin untuk relawannya. Itu juga akan meningkatkan semangat mereka,” katanya.
Politisi Fraksi Partai PAN itu menilai perhatian pemerintah terhadap relawan tidak cukup hanya dengan menyediakan peralatan pemadaman. Kebutuhan personal dan keselamatan mereka juga harus diperhitungkan sebagai bagian dari penanganan bencana secara menyeluruh.
“Artinya pemerintah hadir bukan hanya menyiapkan peralatannya, tapi kebutuhan di diri mereka, keselamatan mereka juga diperhatikan,” tegas Legislator Dapil Kalsel II itu.
Lebih lanjut, Ia berharap evaluasi penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dapat memasukkan aspek perlindungan relawan dalam perencanaan mitigasi maupun respons bencana. Menurutnya, relawan merupakan salah satu unsur penting yang membantu penanganan karhutla di lapangan sehingga dukungan terhadap mereka perlu disiapkan secara memadai.
Dengan demikian, penguatan penanganan karhutla tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan pemadaman dan teknologi, tetapi juga memastikan para personel yang berada di garis depan memiliki perlindungan dan dukungan yang sesuai dengan risiko pekerjaan mereka.