Kamis, 27/08/2026 12:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kamis (27/8/2026) siang, kualitas udara Kota Jakarta masuk kategori tidak sehat dan terburuk keempat di dunia.
Masyarakat pun diimbau agar tetap menjaga kesehatan dan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
Laman IQAir melaporkan pada pukul 12.04 WIB kualitas udara Jakarta berada di angka 159 dengan nilai konsentrasi partikel halus PM2.5 berada di angka 64 mikrogram per meter kubik atau 12,8 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga.
Bahaya Asap Karhutla, Kemenkes Perkuat Perlindungan Anak hingga Lansia
Asap Kebakaran Hutan Kini Jadi Ancaman Utama bagi Ibu Hamil AS
Mengapa Hari Anak Jakarta Membaca Diperingati Setiap 24 Agustus?
Adapun kota dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah Kinshasa, Republik Demokratik Kongo dengan indeks kualitas udara di angka 207. Kemudian di urutan kedua diikuti Kolkata, India dengan indeks kualitas udara di angka 170 dan di urutan ketiga diikuti Hanoi, Vietnam dengan indeks kualitas udara di angka 166.
Kemudian, urutan kelima ditempati oleh Doha, Qatar dengan indeks kualitas udara di angka 154, dan di urutan keenam diikuti Kuala Lumpur dengan indeks kualitas udara di angka 152.
Sementara itu, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta memasukkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian Pencemaran Udara ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2027.
Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan Bapemperda memprioritaskan regulasi yang dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk dalam menghadapi persoalan lingkungan hidup di Jakarta, demikian dikutip Antara.
Dia menilai persoalan pencemaran udara menjadi salah satu isu yang perlu mendapatkan perhatian melalui penguatan regulasi.
Ia menegaskan penguatan regulasi lingkungan juga diperlukan untuk mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menekan dampak kesehatan akibat polusi udara.
Keyword : Kualitas UdaraDKI JakartaPolusi Udara