Senin, 17/08/2026 04:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Otoritas Lingkungan Hidup Oman pada Sabtu (16/8) menyebutkan bahwa sekitar 12 km garis pantai di wilayah Ras Madrakah, Oman tengah, terdampak tumpahan minyak dari kapal Caroline Bezengi yang kandas.
Hasil pemantauan lapangan terbaru menunjukkan bahwa lapisan minyak terus bergerak ke arah tenggara menuju laut lepas, sementara Pulau Masirah di Oman tenggara masih berada dalam zona yang berpotensi terdampak.
Otoritas tersebut menambahkan bahwa data terkini menunjukkan tidak ada jejak polusi yang signifikan di lokasi-lokasi lainnya.
Sementara itu, Pusat Keamanan dan Mutu Pangan Oman mengatakan pihaknya sedang memantau daerah penangkapan ikan dan fasilitas pengolahan ikan, serta mengumpulkan sampel untuk diuji guna memastikan keamanan produk perikanan di wilayah yang berpotensi terdampak.
Hindari Ancaman Houthi, Enam Tanker Saudi Ubah Rute ke Afrika
Kapal Menuju Ukraina Dihantam Drone di Perairan Rumania
Lalu Lintas Selat Hormuz Menurun Imbas Bentrokan AS vs Iran
Menurut laporan media, kapal Caroline Bezengi kandas di perairan Kepulauan Al Hallaniyat, Kegubernuran Dhofar, Oman selatan, sejak Juni setelah awak kapal melaporkan terjadinya ledakan di kapal tersebut.
Otoritas Lingkungan Hidup Oman pada Rabu (12/8) mengatakan tumpahan minyak telah mencapai pantai-pantai di Ras Madrakah.
Otoritas itu menambahkan bahwa operasi penyelamatan kapal sedang berlangsung untuk menstabilkan kapal, memindahkan muatan minyaknya dengan aman, serta mengendalikan sumber kebocoran.
Keyword : Tumpahan MinyakKapal TankerPantai Oman