Ini Pentingnya Mendengarkan Nasihat dari Orang Bijak dalam Islam

Senin, 17/08/2026 10:10 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kemampuan mendengarkan nasihat dan pendapat dari orang yang berilmu menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan dan mempertajam cara berpikir.

Seseorang yang menutup diri dari nasihat dapat kehilangan kesempatan untuk belajar dari pengalaman orang lain.

Ali bin Abi Thalib berkata:

مَنْ تَرَكَ الِاسْتِمَاعَ عَنْ ذَوِي الْعُقُولِ مَاتَ عَقْلُهُ

Artinya:

"Barangsiapa meninggalkan mendengarkan orang-orang yang berakal, maka akalnya akan mati." (Bihar al-Anwar, Jilid 1, hlm. 160).

Pesan tersebut mengajarkan pentingnya bersikap terbuka terhadap nasihat dan pemikiran yang baik.

Mendengarkan bukan berarti harus menerima semua pendapat, tetapi memberikan ruang untuk memahami, mempertimbangkan, dan mengambil pelajaran dari orang lain.

Kebiasaan berdiskusi dengan orang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman juga dapat membantu seseorang menghindari keputusan yang terburu-buru.

Sebaliknya, merasa paling tahu dan menolak setiap nasihat dapat menghambat perkembangan diri.

Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk terus belajar, mendengarkan nasihat yang baik, dan menggunakan akal untuk mempertimbangkan setiap informasi sebelum mengambil keputusan.

TERKINI
Doa Setelah Acara Lamaran agar Calon Pengantin Diberi Kelancaran Mengapa Hari Anti-Kekerasan Sedunia Diperingati Setiap 2 Oktober? Tiga Jenis Batik Paling Terkenal di Indonesia 20 Contoh Ucapan Hari Batik Nasional 2026 yang Penuh Makna