Minggu, 16/08/2026 11:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Gempa bumi dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diketahui secara pasti.
Selain memahami cara menyelamatkan diri ketika gempa terjadi, masyarakat juga perlu menyiapkan sejumlah perlengkapan darurat di rumah.
Perlengkapan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar apabila terjadi kerusakan bangunan, listrik padam, akses jalan terganggu, atau masyarakat harus melakukan evakuasi.
Berikut 10 benda yang sebaiknya disiapkan di rumah untuk menghadapi gempa bumi. 1. Air MinumAir menjadi salah satu kebutuhan utama dalam kondisi darurat. Sediakan air minum dalam kemasan dan simpan di tempat yang mudah dijangkau.
Update Terkini Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Indonesia
10 Hal yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi Terjadi agar Tetap Aman
Korban Tewas Gempa Kolombia Capai 294 Orang, 320 Masih Hilang
Persediaan tersebut dapat digunakan ketika akses terhadap air bersih terganggu setelah gempa.
2. Makanan Tahan LamaSiapkan makanan yang tidak mudah rusak dan dapat dikonsumsi tanpa proses memasak yang rumit. Contohnya biskuit, makanan kaleng, makanan siap saji, atau makanan kering.
Periksa masa kedaluwarsa secara berkala dan ganti persediaan yang sudah mendekati batas konsumsi.
3. Senter dan Baterai CadanganGempa bumi dapat menyebabkan pemadaman listrik. Karena itu, senter penting untuk membantu penerangan, terutama jika gempa terjadi pada malam hari.
Sediakan pula baterai cadangan agar senter tetap dapat digunakan dalam kondisi darurat.
4. Kotak P3KKotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sebaiknya tersedia di rumah dan mudah ditemukan.
Isi dengan perlengkapan dasar seperti kasa, perban, plester, antiseptik dan perlengkapan pertolongan pertama lainnya sesuai kebutuhan keluarga.
5. Power BankGangguan listrik dan jaringan dapat menyulitkan masyarakat berkomunikasi setelah gempa.
Power bank yang selalu terisi dapat membantu menjaga ponsel tetap aktif sehingga bisa digunakan untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi penting.
6. PeluitPeluit mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat berguna dalam situasi darurat.
Jika seseorang terjebak atau membutuhkan bantuan, suara peluit dapat membantu menarik perhatian orang di sekitar tanpa harus berteriak terus-menerus.
7. Radio PortabelRadio dengan baterai dapat menjadi alternatif sumber informasi ketika jaringan internet atau listrik mengalami gangguan.
Melalui radio, masyarakat dapat mengikuti informasi mengenai kondisi gempa, evakuasi maupun arahan dari pihak berwenang.
8. MaskerDebu dan partikel dari bangunan yang rusak dapat mengganggu pernapasan. Karena itu, masker sebaiknya dimasukkan ke dalam perlengkapan darurat.
Sediakan beberapa masker untuk anggota keluarga dan simpan dalam wadah yang terlindung dari air dan debu.
9. Dokumen dan Nomor Kontak PentingSimpan salinan dokumen penting seperti identitas, dokumen keluarga dan informasi penting lainnya di tempat yang aman.
Selain itu, catat nomor telepon anggota keluarga atau kontak penting yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat.
10. Pakaian dan SelimutPakaian ganti dan selimut juga penting disiapkan, terutama jika keluarga harus meninggalkan rumah untuk sementara waktu.
Pilih pakaian yang nyaman dan mudah dibawa. Perlengkapan tersebut dapat dimasukkan ke dalam satu tas siaga agar mudah diambil ketika evakuasi diperlukan.