Jum'at, 14/08/2026 12:51 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh sekolah di Indonesia, termasuk sekolah di lingkungan pesantren, rampung direnovasi pada 2029.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Prabowo Pamer B50: Indonesia Tak Lagi Impor Solar, Hemat Rp170 Triliun
Prabowo Targetkan Setiap Kabupaten Punya Sekolah Rakyat
Prabowo: Banyak Menteri Saya Jatuh Sakit karena Terlalu Keras Bekerja
“Pada tahun 2029 semua sekolah di Indonesia, SD, SMP, SMA, SMK, termasuk di pesantren-pesantren harus selesai kita renovasi,” ujar Prabowo.
Dia mengatakan, pemberian makanan bergizi melalui program pemerintah belum cukup untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, pemenuhan gizi harus berjalan beriringan dengan penyediaan pendidikan berkualitas dan fasilitas sekolah yang memadai.
“Memberikan makanan bergizi saja kita sadar tidak cukup. Anak-anak kita harus memperoleh pendidikan yang baik,” katanya.
Karena itu, pemerintah terus memperluas program perbaikan sekolah dalam skala besar. Prabowo menyebut hingga 2026 sebanyak 71.744 sekolah telah diperbaiki.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 17 ribu sekolah. Pemerintah menargetkan perbaikan 100 ribu sekolah pada 2027 dan kembali 100 ribu sekolah pada 2028.
Prabowo menegaskan, program perbaikan sekolah tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terluar dan terpencil.
Ia mencontohkan sekolah di Pulau Miangas yang telah diperbaiki. Selain sekolah, pemerintah juga akan melakukan perbaikan fasilitas kesehatan berupa puskesmas di wilayah tersebut.
“Kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang berada di pulau-pulau terluar dan terpencil,” kata Prabowo.
Untuk memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut terpenuhi, pemerintah telah membentuk satuan tugas khusus yang menangani pulau-pulau terluar dan terpencil, mulai dari Sabang hingga Merauke.
“Sekarang sudah ada satgas khusus untuk pulau-pulau terluar dan terpencil di Sabang, pulau paling Barat Indonesia, di Merauke, dan di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI digelar sebagai bagian dari rangkaian agenda kenegaraan menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Salah satu agenda utama sidang tersebut adalah pidato Presiden Prabowo dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menayangkan video capaian kinerja selama periode pemerintahan Prabowo Subianto.
Sidang Tahunan MPR RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.