Jum'at, 14/08/2026 11:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan merupakan tujuan akhir pembangunan, melainkan instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8).
“Bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita,” tegas Prabowo.
Prabowo Bidik 100 Ribu Sekolah Direnovasi pada 2027 dan 2028
Prabowo: 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih Ditargetkan Berfungsi Akhir 2026
Prabowo Geram Ada Korupsi MBG: Mereka Tak Pantas Dihormati
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi maupun nilai investasi yang tinggi tidak akan berarti apabila manfaatnya tidak dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia.
Karena itu, Prabowo menekankan setiap rupiah investasi yang masuk ke Indonesia harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Demikian pula setiap kebijakan pemerintah harus memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama yang paling bawah. Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin,” ujarnya.
Prabowo juga menegaskan bangsa Indonesia sebagai negara besar, sekaligus anggota G20, tidak boleh membiarkan masih ada rakyat yang mengalami kelaparan.
“Kita tidak boleh meninggalkan mereka yang tidak berdaya, kita tidak boleh membiarkan kelaparan ada di bumi Indonesia. Republik Indonesia, anggota G20, tidak pantas masih ada rakyat yang lapar,” katanya.
Presiden memastikan pemerintah akan terus mencari solusi untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam agenda tersebut, Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan sekaligus laporan terkait kinerja pemerintah.
Selain pidato Presiden, pemerintah juga menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.