Rabu, 12/08/2026 14:05 WIB
Jakarta, Jurnas.cm - Pasukan militer Israel menggeledah sebuah lembaga amal di Kota Nablus pada Rabu (12/8) subuh, demikian dilaporkan kantor berita Palestina, Wafa.
Sumber keamanan mengonfirmasi bahwa pasukan Israel menerobos masuk ke kota tersebut dan menggerebek The Future Generation Hands Association, sebuah organisasi non-pemerintah lokal yang berfokus pada pengembangan pemuda dan masyarakat.
Pasukan Israel juga mengorbankan keamanan dengan menyergap Kota Tammun dan Desa Tayasir yang terletak di sebelah selatan dan timur Tubas, wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Melansir Aljazeera, sumber lokal memberitahu Wafa bahwa pasukan militer memasuki Tammun dengan beberapa patroli militer, mengerahkan pasukan jalan kaki, serta menggeledah sejumlah rumah warga sebelum akhirnya ditarik mundur tanpa melaporkan adanya penangkapan.
Pasukan Israel Serbu Pengungsi Qalandia, Tangkap Puluhan Warga Palestina
PBB Peringatkan Krisis Pendidikan Palestina Akibat Gempuran Israel
Israel Siapkan Rp580 Miliar untuk Kuasai 70 Situs Bersejarah Palestina
Tak lama setelah itu, pasukan menyisir Desa Tayasir. Direktur Klub Tahanan Palestina di Tubas, Kamal Bani Odah, menyebutkan bahwa prajurit Israel menggelar operasi penggeledahan di dalam beberapa kediaman warga.
Rangkaian aksi militer ini memperpanjang gelombang penangkapan, penggerebekan, pembongkaran bangunan, dan penyitaan lahan di seantero Tepi Barat pada Selasa.
Berdasarkan laporan Wafa, pasukan Israel menahan 23 warga Palestina, termasuk dua anak-anak, di wilayah Bethlehem, Jenin, Ramallah, Qalqilya, dan Yerusalem Timur.