Proyek Tiga Kapal Pelni Momentum Uji Kemampuan Galangan Kapal Nasional

Senin, 10/08/2026 19:45 WIB

JAKARTA, Jurnas.com – Institusi Galangan Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menyambut baik rencana PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) membangun tiga kapal penumpang baru senilai Rp4,5 triliun.

Proyek strategis tersebut dinilai bukan sekadar pengadaan armada baru, melainkan momentum penting untuk menguji sekaligus membuktikan kemampuan industri galangan kapal nasional dalam membangun kapal penumpang modern berstandar internasional.

Momentum tersebut semakin relevan setelah Presiden Prabowo Subianto, dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, menyoroti fakta bahwa sekitar 95 persen pengangkutan barang Indonesia masih menggunakan kapal berbendera asing.

Presiden juga meminta disusun rencana pengembangan armada nasional agar semakin banyak pengiriman logistik dilakukan oleh kapal berbendera Indonesia serta mendorong penguatan industri galangan kapal nasional.

Bahkan CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa arahan Presiden mencakup pengembangan armada nasional dan peningkatan kemampuan galangan kapal, baik BUMN maupun swasta, agar mampu membangun kapal berstandar internasional.

Ketua Umum Iperindo, Anita Puji Utami, mengatakan proyek pembangunan tiga kapal baru Pelni harus menjadi implementasi nyata dari arahan Presiden tersebut.

Dia menjelaskan Indonesia sudah saatnya membuktikan tidak hanya mampu mengoperasikan kapal, tetapi juga mampu membangun kapal-kapal modern dengan kualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional.

"Proyek tiga kapal baru Pelni harus menjadi momentum untuk menguji sekaligus membuktikan kemampuan galangan kapal nasional," ujar Anita, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, keterlibatan perusahaan Italia dalam penyusunan desain kapal tidak menjadi hambatan bagi pembangunan kapal di Indonesia.

Dalam praktik industri perkapalan dunia, penyedia desain kapal dan galangan pembangun kapal merupakan dua entitas yang berbeda. Selama memenuhi spesifikasi teknis, standar keselamatan, dan persyaratan klasifikasi internasional, pembangunan kapal dapat dilaksanakan oleh galangan nasional.

Iperindo berharap Danantara sebagai pemegang saham strategis BUMN dapat memastikan proyek pembangunan tiga kapal Pelni benar-benar memberikan dampak nyata terhadap penguatan industri maritim nasional.

Langkah tersebut sekaligus menjadi implementasi konkret atas arahan Presiden untuk memperkuat armada nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap kapal berbendera asing.

"Iperindo bersama seluruh anggota akan mengerahkan segenap jiwa dan raga untuk mendukung keberhasilan pembangunan tiga kapal baru Pelni di Indonesia. Kami berkomitmen agar proyek ini terlaksana dengan sukses, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat anggaran. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan industri galangan kapal Indonesia kepada bangsa sendiri," tegas Anita.

Menurut Anita, sejumlah galangan kapal nasional telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam pembangunan kapal tersebut. Industri galangan kapal nasional memiliki kapasitas membangun hingga sekitar 1.200 unit kapal per tahun, didukung fasilitas reparasi sekitar 36.000 dock space, serta jaringan industri penunjang yang mampu memproduksi pelat baja, pipa, kabel, cat, mesin diesel, genset, pompa, crane, sistem kelistrikan, hingga berbagai perlengkapan kapal.

"Apabila proyek strategis seperti ini dipercayakan kepada galangan nasional, manfaatnya tidak hanya menghasilkan tiga kapal baru, tetapi juga memperkuat daya saing industri maritim Indonesia, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, serta menggerakkan perekonomian nasional," tambahnya.

Iperindo optimistis pembangunan tiga kapal baru Pelni akan menjadi simbol kebangkitan industri perkapalan nasional sekaligus menjadi langkah awal dalam mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo membangun armada nasional yang kuat, mandiri, dan mampu mengurangi dominasi kapal asing dalam sistem logistik Indonesia.

TERKINI
Legislator NasDem: WNI Harus Terintegrasi, Bukan Sekadar Demi Investasi KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan BJB Proyek Tiga Kapal Pelni Momentum Uji Kemampuan Galangan Kapal Nasional Sultan Undang Ma’ruf Amin Hadiri Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026