Minggu, 09/08/2026 13:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Iran tidak akan membuka Selat Hormuz sampai Amerika Serikat memenuhi sejumlah syarat, termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran, kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran Mohammad Bagher Zolghadr, Ahad.
"Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai AS memperbaiki sikapnya dan berhenti mengancam Republik Islam," katanya seperti dikutip Press TV.
Syarat-syarat yang disampaikan oleh pejabat senior Iran itu juga mencakup penghentian operasi militer terhadap Iran dan sekutunya, pencabutan sanksi serta blokade laut, penarikan pasukan AS dari wilayah di sekitar Iran, dan pembayaran kompensasi.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan bahwa dia telah membatalkan serangan terhadap Iran mengingat adanya kesepakatan damai yang sedang dirintis, yang mencakup pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan mengenai program nuklir.
Pezeshkian Sebut Iran Siap Lanjutkan Perdamaian, Ini Syaratnya
Pejabat AS Nilai Serangan Udara Tak Cukup Paksa Iran Tunduk
Negosiasi Iran-AS Dilaporkan Memasuki Tahap Akhir
Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu (5/8) menyatakan Iran dan Oman telah menyepakati rincian geografis rute pelayaran kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Keyword : Perang IranSelat HormuzIran AS