Spanyol Kerahkan 2000 Tentara untuk Cegah Gelombang Imigran

Sabtu, 08/08/2026 21:31 WIB

Jakarta, Jurnascom - Spanyol mengerahkan sekitar 300 personel polisi antihuru-hara dan 2.000 tentara di wilayah kantong (enklave) Ceuta untuk mencegah masuknya migran secara besar-besaran kembali terjadi, menyusul beredarnya seruan untuk gelombang migrasi baru secara daring, surat kabar 20minutos melaporkan pada Sabtu.

Sejumlah unggahan di media sosial menyerukan masuknya kembali migran secara massal ke Ceuta pada 15 Agustus.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa pihaknya siap menghadapi insiden baru, sementara Kementerian Pertahanan menyatakan pasukan yang ditempatkan di Ceuta akan tetap berada di wilayah tersebut hingga ada keputusan lain, demikian dilaporkan media tersebut.

Pada akhir Juli, Ceuta mengalami masuknya migran secara besar-besaran dari negara tetangga, Maroko.

Pada Selasa, Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska mengatakan sekitar 72.000 migran telah memasuki wilayah Spanyol di pesisir Afrika Utara dan sekitar 70.000 di antaranya kemudian kembali ke Maroko.

Otoritas Maroko memperkirakan sekitar 40.000 orang telah memasuki enklave Spanyol tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

TERKINI
Jadwal Lengkap UEFA Nations League 2026/2027 Biografi Imam Syafii sang Pembaharu Ilmu Fikih dari Gaza Iran Siap Buka Selat Hormuz Jika AS Cabut Blokade Doa yang Diajarkan Nabi Musa untuk Mendapatkan Jodoh