Sabtu, 08/08/2026 18:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pasukan Interim PBB di Lebanon (UNIFIL), Jumat, melaporkan penurunan signifikan aktivitas militer di Lebanon selatan, kata Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq.
"Pasukan Interim PBB di Lebanon mengatakan telah terjadi penurunan signifikan aktivitas kinetik di Lebanon selatan hari ini," kata Haq dalam pengarahan.
Perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani antara Lebanon dan Israel di Washington pada 26 Juni mengatur pemulihan kendali tentara Lebanon atas wilayah selatan negara itu, dengan syarat pelucutan senjata Hizbullah.
Proses tersebut akan dimulai dari apa yang disebut zona percontohan, yang diharapkan menjadi wilayah tempat pasukan Israel ditarik.
Pasukan PBB Catat Lonjakan Serangan Militer Israel Terparah di Lebanon
800 Ribu Pengungsi Perang Lebanon Mulai Kembali ke Kampung Halaman
PBB Peringatkan Krisis Pendidikan Palestina Akibat Gempuran Israel
Meski demikian, serangan Israel terhadap Lebanon masih berlangsung hampir setiap hari, meskipun intensitasnya belakangan sedikit menurun.
Israel masih mempertahankan kehadiran militer di wilayah selatan Lebanon, yang menyebabkan sebagian besar penduduk setempat terpaksa meninggalkan daerah tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA