Sabtu, 08/08/2026 12:50 WIB
Purwokerto, Jurnas.com- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kembali menunjukkan keberhasilan pembinaan kemandirian warga binaan melalui pelepasan produk Coco Sheet hasil produksi Lapas Kelas IIA Purwokerto untuk pasar internasional. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (8/8) tersebut dihadiri langsung Direktur Jenderal Pemasyarakatan beserta jajaran Pimpinan Tinggi Ditjenpas.
Coco Sheet merupakan lembaran sabut kelapa yang dipadatkan dan dimanfaatkan sebagai alas dasar kasur, khususnya sebagai penyangga sebelum lapisan busa atau pegas. Produksi Coco Sheet di Lapas Kelas IIA Purwokerto telah berjalan sekitar dua bulan dengan melibatkan 15 warga binaan. Produk tersebut selanjutnya dikirim ke industri kasur di Tiongkok melalui kerja sama dengan PT Chewy Louis.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengapresiasi capaian Lapas Kelas IIA Purwokerto yang mampu mengembangkan produk hasil pembinaan hingga memiliki pasar di tingkat internasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian di pemasyarakatan dapat memberikan keterampilan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga binaan.
“Apresiasi kepada Lapas Purwokerto atas capaian ekspor 400 pcs coco sheet ke China. Ini menjadi bukti bahwa hasil pembinaan kemandirian di lapas mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomi dan memiliki pasar di tingkat internasional,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Sidang Bos Blueray Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terima Rp21 Miliar
KPK Tunggu Laporan JPU Sebelum Panggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
KPK Kaji Aliran Suap SGD 213.600 ke Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto Aliandra mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan pasar. Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam proses produksi diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
“Capaian ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh jajaran dalam menghadirkan program pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Kami akan terus mendorong pengembangan produk-produk unggulan agar semakin berkualitas dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Aliandra.
Sebelumnya, Lapas Purwokerto juga telah menjalin kerja sama dengan PT Chewy Louis dalam ekspor produk mainan anjing ke Eropa. Pelepasan ekspor Coco Sheet ke pasar China ini menjadi bagian dari upaya Pemasyarakatan dalam memperkuat pembinaan kemandirian melalui kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi.