Mengapa Hari Lampu Lalu Lintas Sedunia Diperingati Setiap 5 Agustus?

Rabu, 05/08/2026 09:57 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 5 Agustus, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Lampu Lalu Lintas Sedunia atau International Traffic Light Day.

Peringatan tahunan ini hadir sebagai bentuk apresiasi terhadap salah satu inovasi teknologi transportasi paling krusial yang menjaga ketertiban serta keselamatan jutaan pengguna jalan setiap harinya.

Penetapan tanggal 5 Agustus sebagai hari peringatan global merujuk pada momentum bersejarah yang terjadi pada 5 Agustus 1914.

Pada hari itu, sistem lampu lalu lintas berbasis listrik pertama di dunia resmi dipasang di persimpangan Euclid Avenue dan East 105th Street di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat.

Sistem awal yang dirancang oleh James Hoge tersebut menjadi pilar utama modernisasi lalu lintas.

Perangkat ini menggunakan lampu berwarna merah dan hijau yang terhubung dengan sakelar manual di pos kontrol, serta dilengkapi bel sinyal suara untuk memberi tahu para pengendara dan pejalan kaki saat terjadi pergantian lampu.

Sebelum ditemukannya sistem listrik di Cleveland, dunia transportasi sebenarnya telah mengenal beberapa eksperimen alat pengatur jalan.

Pada tahun 1868, Kota London sempat memasang sinyal semapor berbasis lampu gas di luar Gedung Parlemen Inggris, namun proyek tersebut dihentikan setelah terjadi ledakan gas yang melukai petugas.

Baru pada awal abad ke-20, integrasi daya listrik berhasil menciptakan sistem pengatur jalan yang aman dan efisien.

Seiring berjalannya waktu, teknologi ini terus disempurnakan. Pada tahun 1920, penemu asal Detroit bernama William Potts menambahkan lampu berwarna kuning sebagai sinyal transisi untuk memperingatkan pengendara agar memperlambat laju kendaraan sebelum lampu merah menyala.

Skema tiga warna inilah, merah untuk berhenti, kuning untuk bersiap, dan hijau untuk berjalan yang akhirnya diadopsi secara global hingga saat ini.

Peringatan Hari Lampu Lalu Lintas Sedunia setiap 5 Agustus tidak sekadar mengenang sejarah inovasi teknologi, tetapi juga menjadi kampanye global mengenai pentingnya budaya tertib berkendara.

Sinyal tiga warna di persimpangan jalan tetap menjadi instrumen vital dalam menekan angka kecelakaan dan mengatur mobilitas masyarakat di seluruh dunia.

TERKINI
Mateo Kovacic Beri Sinyal Ingin Bertahan di Manchester City Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Nicolas Jackson Bruno Guimares Selangkah Lagi Gabung Arsenal Madrid Dikabarkan Segera Perpanjang Kontrak Vinicius Junior