Selasa, 04/08/2026 13:05 WIB
Teheran Jurnas.com - Mayor Jenderal Mohsen Rezaei menegaskan bahwa Iran dalam kondisi apa pun tidak akan mengizinkan dibukanya koridor kedua di Selat Hormuz, demikian dilaporkan Fars News.
"Kami dalam kondisi apa pun tidak akan mengizinkan koridor kedua dibuka di Selat Hormuz," kata Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, dikutip Sputnik, Selasa (4/8).
"Bahkan jika mereka membawa kapal perang, kami akan menyerang kapal perang tersebut. Jika mereka membawa pasukan militer, kami akan menyerang mereka," tambahnya.
Rezaei mengatakan bahwa banyak kapal saat ini mematuhi peringatan Iran dan berbalik arah, sementara kapal-kapal yang dipaksakan oleh pihak Amerika mengalami sejumlah kerusakan lalu akhirnya berbalik arah dengan sendirinya.
Trump Sebut AS yang Berhak Pungut Biaya Kapal, Bukan Iran
Dampak Penutupan Selat Hormuz, Inggris Terancam Resesi Ekonomi pada 2027
Diancam Trump, Iran Ancam Bidik Fasilitas Energi Israel dan Negara Teluk
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington tidak akan membiarkan Iran mengenakan biaya terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Trump bahkan mengeklaim Amerika Serikat akan menjadi pihak yang memungut biaya tersebut.
"Harus begitu. Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," kata Trump kepada wartawan, Senin.
Pernyataan itu disampaikan saat Trump ditanya mengenai kemungkinan Iran kembali membuka akses pelayaran bebas sepenuhnya di jalur perairan tersebut.