PM Mark Carney Kecam Penembakan Masjid di Kanada

Jum'at, 31/07/2026 14:20 WIB

Montreal, Jurnas.com - Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengecam insiden penembakan di sebuah pusat Islam di Winnipeg sebagai tindakan Islamofobia yang mengerikan.

Tidak ada korban luka dalam peristiwa penembakan yang terjadi pada Rabu malam di Pusat Islam Rahma, yang berlokasi di ibu kota provinsi Manitoba, Kanada tersebut.

"Tindakan kekerasan Islamofobia ini sungguh mengerikan dan tidak memiliki tempat di Kanada. Saya bersyukur tidak ada yang terluka," kata Carney di platform X, sebagaimana dikutip dari Arab News pada Jumat (31/7).

"Aparat penegak hukum mendapat dukungan penuh dari saya saat mereka bekerja untuk membawa para pelaku ke meja hijau," dia menambahkan.

Dewan Nasional Muslim Kanada menyatakan di platform X bahwa sejumlah individu melepaskan tembakan ke arah pusat Islam tersebut dari dalam kendaraan, kemudian menyerangnya dengan senjata tumpul saat komunitas Muslim sedang berkumpul di dalamnya.

"Ini adalah contoh lain dari apa yang secara harfiah menjadi kejadian harian dari insiden serupa di seluruh negeri. Kekerasan Islamofobia mencapai rekor tertinggi, dan dengan cepat menjadi norma baru di Kanada," ungkap dewan tersebut.

Diketahui, kepolisian Winnipeg yang memimpin jalannya penyelidikan hingga saat ini belum mengidentifikasi tersangka maupun melakukan penangkapan.

Ditambahkan pula bahwa individu-individu tersebut diyakini sebagai penyerang yang sama yang meneriakkan hinaan rasial kepada orang-orang yang berkumpul di sana sebelumnya pada hari itu.

TERKINI
Menelusuri Ayat-ayat Al-Qur`an yang Melarang Perbuatan LGBT 6 Keutamaan Bersedekah di Hari Jumat yang Sayang untuk Dilewatkan Profil Carlos Espi, Rekrutan Anyar Madrid yang Moncer Musim Lalu Xi Jinping Lanjutkan Aksi Bersih-Bersih Korupsi di Militer