Rabu, 29/07/2026 15:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Militer AS pada Selasa (28/7) menyatakan telah mencegat sejumlah rudal balistik yang diluncurkan dari Iran, dalam sebuah tindakan yang mereka gambarkan sebagai upaya serangan mendadak terhadap pasukan Amerika di Timur Tengah.
"Pada pukul 17.45 Eastern Time hari ini (Rabu, 29 Juli pukul 04.45 WIB), pasukan Korps Garda Revolusi Islam meluncurkan sejumlah rudal balistik dari Iran dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah," tulis Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS di platform media sosial X.
"Semua rudal Iran berhasil dicegat. Pasukan AS tetap waspada dan dalam keadaan siaga tinggi," katanya.
Iran meluncurkan tidak lebih dari empat rudal balistik, lansir CNN, mengutip seorang pejabat AS.
Teheran Sebut Blokade Laut oleh AS Bentuk Eskalasi Perang
Buka Peluang Damai, Trump Klaim Iran Ajak Bertemu
Menlu Iran Sebut Tak Akan Biarkan AS Tentukan Hasil Akhir Perang
Belum ada komentar langsung dari Teheran terkait klaim AS tersebut.
Sebelumnya pada Selasa, CENTCOM menyatakan bahwa militer AS telah mengalihkan rute 18 kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz, melumpuhkan dua kapal, dan menaiki dua kapal lainnya untuk menegakkan apa yang mereka gambarkan sebagai blokade angkatan laut terhadap semua pelabuhan Iran.
CENTCOM juga mengatakan dalam sebuah unggahan terpisah bahwa lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut AS sedang beroperasi di seluruh Timur Tengah untuk mendukung misi-misi militer.
Presiden AS Donald Trump pada Senin (27/7) mengatakan dia telah memutuskan untuk menunda serangan AS terhadap Iran guna memberikan kesempatan lagi bagi perundingan dengan Iran, sambil memperingatkan bahwa dia dapat memerintahkan serangan lebih lanjut jika perundingan gagal.