Minggu, 26/07/2026 08:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sebuah kapal milik Arab Saudi mengalami kerusakan ringan setelah menjadi sasaran serangan di Laut Merah, Jumat, demikian dilaporkan oleh Kantor Berita Saudi (SPA), mengutip sumber resmi di Otoritas Transportasi Umum Kerajaan.
Sumber tersebut menyatakan kapal bernama NCC MASA itu mengalami kerusakan ringan pada bagian lambung, namun tetap melanjutkan perjalanannya setelah kapal dan seluruh awaknya dipastikan aman.
Sumber itu mengecam penyerangan yang terus berlanjut terhadap kapal-kapal komersial, menyebutnya sebagai bentuk pelanggaran hukum internasional.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman.
UEA Kutuk Ancaman Houthi Blokade Laut Merah
Jasad Pelaut India Korban Serangan di Laut Oman Ditemukan
Rusia Tuding Drone Ukraina Serang Kapal LNG di Mediterania
Sebelumnya pada Kamis (23/7), kelompok Houthi mengeklaim telah menargetkan dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah, dengan alasan kapal-kapal tersebut telah melanggar larangan maritim terhadap Riyadh yang baru saja mereka umumkan.
Saudi Press Agency kemudian mengonfirmasi sebuah kapal tanker milik perusahaan Arab Saudi telah diserang dan terbakar saat berlayar di Laut Merah.
Pihak Houthi pada Jumat malam menyatakan bahwa serangan udara menargetkan kota pelabuhan Laut Merah Hodeidah yang dikuasai oleh kelompok tersebut.
Keyword : Kapal Arab SaudiLaut MerahSerangan Kapal