Sabtu, 25/07/2026 04:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Jumlah kasus penyakit campak di Amerika Serikat (AS) kini telah menembus angka 2.300 kasus, melampaui total rekor sepanjang tahun 2025.
Hal itu terungkap berdasarkan data terbaru yang dirilis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, CDC, pada Jumat.
Sebelumnya pada 5 Juni lalu, CDC mengonfirmasi bahwa kasus campak di Amerika Serikat telah mencatatkan rekor lebih dari 2.000 kasus selama dua tahun berturut-turut, di mana sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 2.289 kasus terkonfirmasi.
"Per 23 Juli 2026, sebanyak 2.318 kasus campak terkonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat sepanjang tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 2.302 kasus dilaporkan oleh 45 wilayah hukum, sementara 16 kasus lainnya ditemukan pada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Amerika Serikat," ungkap pihak CDC.
10 Orang Tumbang Akibat Penembakan Massal di Area Padat Penduduk
AS Cabut Lisensi Perizinan Penjualan Minyak Iran
Pochettino Buka Suara Usai AS Tersingkir di Piala Dunia
CDC menambahkan, dari total 2.318 kasus tersebut, sebanyak 2.153 di antaranya terkait dengan 35 gelombang wabah yang tercatat di seluruh wilayah AS sejauh ini.
Penyakit campak sebenarnya sempat dinyatakan hilang dari Amerika Serikat pada tahun 2000 berkat program vaksinasi massal.
Namun, meningkatnya kembali persebaran campak secara global meningkatkan risiko terpaparnya warga yang belum divaksinasi akibat penularan dari luar negeri.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Keyword : Kasus CampakAmerika SerikatSakit Campak