Rabu, 22/07/2026 19:01 WIB
Kyiv, Jurnas.com - Ukraina menyetujui ekspor drone ke Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) untuk berpartisipasi dalam program Drone Dominance milik Pentagon.
Kesepakatan ini muncul saat Kyiv dan Washington tengah bernegosiasi mengenai perjanjian drone yang lebih luas untuk kendaraan udara tak berawak (UAV) Ukraina.
Keberhasilan Kyiv dalam perang melawan Rusia mendorong tingginya permintaan dari negara-negara lain untuk belajar dari pengalaman mereka dan membeli model-model tersebut untuk pengujian.
Enam perusahaan Ukraina telah menerima izin untuk mengekspor masing-masing sekitar 100 drone, kata sumber yang berbicara dengan syarat anonim, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Rabu (22/7).
Rusia Coba Retas Sistem Starlink demi Cegat Drone Ukraina
Rusia-Ukraina Saling Serang saat Zelensky Bertemu Trump
Drone Ukraina Serang Fasilitas Minyak Rusia, Satu Orang Tewas
Sebelumnya, Ukraina telah menandatangani kesepakatan drone dengan sejumlah negara Eropa dan Timur Tengah. Kyiv juga mengambil langkah untuk melonggarkan pembatasan ekspor senjata di masa perang, meskipun pemerintah masih memegang kendali ketat atas apa yang dikirim ke luar negeri.
Drone Dominance adalah kompetisi bernilai miliaran dolar yang diselenggarakan oleh Departemen Pertahanan AS. Dalam kompetisi ini, drone tempur kecil dari puluhan produsen berpartisipasi dalam berbagai tantangan yang dirancang untuk mensimulasikan kondisi sulit di medan perang.
Putaran pertama dari kompetisi tersebut dimenangkan oleh wahana buatan bersama antara raksasa drone Ukraina, Skyfall, dan perusahaan asal Inggris, Skycutter.