Senin, 20/07/2026 12:54 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni mengakui Spanyol tampil lebih baik pada laga final Piala Dunia 2026.
Kekalahan 0-1 yang diderita La Albiceleste di Stadion MetLife, New Jersey, pada Senin (20/7) dini hari WIB, membuat Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.
Berbicara seusai pertandingan, Scaloni tidak mencari alasan atas kekalahan timnya.
Manchester United Belum Menyerah Kejar Antonee Robinson
Luis Enrique Desak PSG Rekrut Ferran Torres
Profil Lengkap Unai Simon, Peraih Sarung Tangan Emas 2026
"Mereka lebih baik, dan itu adalah kenyataannya," kata Scaloni, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin.
Pelatih berusia 48 tahun itu mengaku sedih karena Argentina gagal mempertahankan trofi Piala Dunia.
Scaloni juga menyebut masih banyak hal yang ingin ia sampaikan mengenai perjuangan Argentina sepanjang turnamen.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pemain karena telah membawa kami kembali ke final Piala Dunia dan berjuang hingga detik terakhir," ujarnya.
Meski harus pulang tanpa gelar, Scaloni meminta timnya tetap menghargai perjalanan luar biasa yang telah mereka lalui.
"Kami mampu bersikap baik saat meraih kemenangan, dan kami juga harus mampu bersikap baik ketika menerima kekalahan. Hari ini kami menunjukkan bahwa kami tahu bagaimana menerima hasil yang tidak kami inginkan," ucap Scaloni.
Ia menambahkan, kekalahan di final tidak akan menghapus seluruh kerja keras yang telah dilakukan Argentina selama turnamen berlangsung.
"Kami kalah pada pertandingan ini dan kami mengakuinya. Namun, itu tidak berarti kami akan melupakan semua perjuangan yang telah kami lakukan untuk bisa sampai di titik ini," ujarnya.
Pada laga final, Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol setelah Ferran Torres mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-106 di babak perpanjangan waktu.
Situasi Argentina semakin sulit setelah harus bermain dengan 10 orang sejak penghujung babak kedua.
Gelandang Enzo Fernandez diganjar kartu merah akibat menerima kartu kuning kedua, sehingga tim asuhan Scaloni kehilangan satu pemain pada fase krusial pertandingan.
Hasil tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026, sementara Argentina harus puas menjadi runner-up setelah gagal mempertahankan mahkota juara dunia.