Jum'at, 17/07/2026 22:08 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Belasan insan, perusahaan, lembaga, dan institusi yang dinilai berkontribusi besar terhadap kemajuan sektor perkebunan nasional, diganjar apresiasi Medbun Awards 2026 di Medan, Sumatra Utara, pada Kamis (9/7).
Apresiasi ini sekaligus menjadi momentum penghargaan atas berbagai inovasi, kolaborasi, dan dedikasi dalam mendorong daya saing industri perkebunan Indonesia, khususnya kelapa sawit.
Pemimpin Umum Media Perkebunan sekaligus Direktur Jenderal Perkebunan periode 2016–2018, Bambang, mengatakan penghargaan Medbun Awards diharapkan menjadi stimulus agar inovasi terus lahir dan berkembang di sektor perkebunan.
"Mengucapkan selamat kepada pemenang penghargaan Medbun Awards. Merupakan hal yang sangat berharga yang bisa Media Perkebunan berikan kepada pelaku usaha perkebunan baik secara individu, pemerintah, korporasi, maupun perguruan tinggi. Setiap tahun diberikan dengan harapan bisa menjadi stimulan lahir adanya keinginan terus maju inovasi teknologi," ujar Bambang.
Prospek Ekspor Lidi Sawit ke China Dinilai Menjanjikan
Legislator NasDem Desak Aparat Hukum Usut Tuntas Skandal Ekspor CPO
Arif Rahman dan Grenpace Bahas Strategi Penguatan Swasembada Pangan
Bambang mengingatkan bahwa industri sawit masih menghadapi berbagai tantangan global, termasuk implementasi European Union Deforestation Regulation (EUDR) yang akan diberlakukan pada akhir 2026, sehingga inovasi dan kolaborasi menjadi semakin penting dalam menjaga daya saing sawit Indonesia.
Tahun ini, Medbun Awards memasuki penyelenggaraan ketiga sekaligus menghadirkan terobosan baru melalui kategori Palm Oil Mill Innovation (POMI), kompetisi inovasi pabrik kelapa sawit yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian penghargaan.
Ketua Dewan Juri POMI 2026, Posma Sinurat, mengatakan kompetisi tersebut lahir dari pengalaman panjang para praktisi yang melihat masih besarnya peluang peningkatan produktivitas di pabrik kelapa sawit.
"50 persen saja diisi maka peningkatan produktivitas di pabrik kelapa sawit masih begitu luar biasa. Potensi ini ada tapi belum digali secara maksimal khususnya bagi perusahaan menengah ke bawah," kata Posma.
Menurut Posma, ajang tersebut bukan sekadar mencari inovasi terbaik, melainkan membangun budaya inovasi yang berkelanjutan di setiap perusahaan.
Dia menjelaskan sejak Januari 2026 proses seleksi dilakukan secara bertahap hingga akhirnya sembilan perusahaan lolos ke babak final, dan mempresentasikan inovasinya di hadapan empat juri praktisi senior pada Selasa, 7 Juli 2026.
Berikut ini daftar penerima anugerah Medbun Awards 2026:
1. INSTIPER – Kategori “Excellence Integration in Upstream–Downstream Technology for Human Capital Development”
2. PT Sumber Tani Agung Resources (STA) – Kategori “Excellence in Sustainable Oil Palm Operations”
3. Solidaridad Indonesia – Kategori “Excellence Strategic Partnership Ecosystems in Sustainable Oil Palm”
4. Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) – Kategori “Excellence in Vocational Education for the Plantation Industry”
5. PT Indesso Aroma – Kategori “Excellence Initiator in Additive Innovation Supporting B100 Biodiesel Development”
6. PT Socfin Indonesia (Socfindo) – Kategori “Excellence in Innovation of Waste Management for Sustainable Palm Oil Development”
7. Galih Batara Muda – Kategori “Excellence Initiator for Equitable Coconut Industry Development”
8. PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) – Kategori “Excellence Innovation in Producing Kopyor Coconut”
9. Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) – Kategori “Excellence Innovation in Producing Product of Biofertilizer”
10. PT Abdi Budi Mulia (ABM) – Kategori “Excellence in Smallholder Development and Empowerment”
11. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) – Kategori “Excellence Institution in Empowering Micro, Small, and Medium Palm Oil Enterprises”
12. PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) – Kategori “Excellence in CSR for Empowering Community Economic Development”
13. Prof. Dr. Bungaran Saragih, Ph.D. – Kategori “Prominent Inspirational and Motivational Speaker”
14. PT Triputra Agro Persada – Kategori “Excellence in Oil Palm Smallholders Capacity Building Initiative for Sustainable High Productivity”
15. Kategori pemenang kompetisi Palm Oil Mill Innovation (POMI) 2026, dewan juri menetapkan:
- Diamond Award (Juara 1): Hartanto Kusuma Manurung – PT Global Kalimantan Makmur (HPI Agro)
- Gold Award (Juara 2): Ayu Karmila – PT Eastern Sumatra Indonesia / PT Tolan Tiga Indonesia (SIPEF Group)
- Silver Award (Juara 3): Ferdy Winanta Eka Saputra – PT Mulia Agro Permai (KLK Group)