Minggu, 12/07/2026 06:30 WIB
Kyiv, Jurnas.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengidentifikasi para pejabat yang mengizinkan pengoperasian gudang senjata di kawasan permukiman di luar Kyiv untuk dimintai pertanggungjawaban.
Sebuah serangan Rusia pekan ini di kota kecil Vyshneve, yang terletak di pinggiran barat Kyiv, menghantam sebuah gudang yang menyimpan persenjataan, sehingga memicu serangkaian ledakan sekunder yang menewaskan 10 orang. Ratusan rumah dilaporkan mengalami kerusakan.
Zelensky menyebutkan bahwa penyelidikan oleh Dinas Keamanan Ukraina telah menetapkan sejumlah nama pejabat dalam produsen senjata negara Ukroboronprom yang telah memberikan otorisasi penggunaan gudang di Vyshneve tersebut.
"Ini merupakan pelanggaran langsung terhadap hukum dan juga keputusan dari staf Panglima Tertinggi," kata Zelensky dikutip dari Reuters pada Minggu (12/7).
Rusia Coba Retas Sistem Starlink demi Cegat Drone Ukraina
Kazakhstan Sepakat Pasok 50 Ribu Ton Bensin ke Rusia
Rusia Bantah Paksa Belarus Perluas Konflik di Ukraina
"Para pejabat yang bertanggung jawab telah diidentifikasi dan posisi negara adalah bahwa masing-masing dari mereka harus dimintai pertanggungjawaban," dia menambahkan.
Tanpa menyebutkan identitas mereka yang dituduh, Zelensky mengatakan bahwa para pimpinan dari dua badan usaha milik negara telah beroperasi dengan melanggar hukum serta keputusan yang diambil oleh pihak militer Ukraina.
Dia menambahkan bahwa pejabat lain yang mungkin ikut berkontribusi dalam pengambilan keputusan tersebut juga akan diselidiki.
"Setiap manajer perusahaan harus memastikan bahwa tragedi semacam ini tidak akan pernah terulang kembali," dia mengungkapkan.
Insiden ini memicu kemarahan publik. Penduduk setempat mengklaim adanya kelalaian serta kurangnya informasi dari para pejabat terkait.