Jum'at, 10/07/2026 16:18 WIB
BANYUWANGI, Jurnas.com – Ruang publik bukan sekadar tempat berkumpul. Ketika dikelola dengan baik, ruang tersebut mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan pengembangan pusat wisata kuliner di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu (8/7/2026).
"Kami melihat RTH Desa Ketapang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang publik yang semakin hidup sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo melalui keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Heru percaya, keberadaan perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar.
Begini Tata Cara Salat Hajat, Catat Ya
Abdul Rivai Ras: Transformasi PTPN I Butuh Energi Besar
Bendungan Wae Ela Mandek 13 Tahun, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
“Melalui dukungan terhadap pengembangan wisata kuliner ini, kami berharap pelaku UMKM semakin berkembang, aktivitas ekonomi lokal semakin bergeliat, serta kawasan publik ini menjadi ruang yang nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan," ujar Heru.
General Manager Cabang Ketapang ASDP Arief Eko menjelaskan bahwa selama ini RTH Desa Ketapang telah menjadi ruang publik sekaligus sentra kuliner yang dikelola masyarakat setempat. Namun, keterbatasan fasilitas pendukung membuat potensi kawasan tersebut belum berkembang secara optimal, baik dari sisi kenyamanan pengunjung maupun peningkatan pendapatan pelaku usaha.
"Melalui dukungan yang diberikan ASDP, kami berharap kawasan ini dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang lebih representatif, sekaligus memperkuat daya tarik wisata lokal di wilayah Ketapang. Ketika ruang publik semakin berkualitas, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang menggantungkan usahanya di kawasan ini," kata Arief.
Keyword : Ekonomi lokal Heru Widodo Wisata kuliner