Minggu, 28/06/2026 04:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Misteri kegelapan abadi di zona laut dalam terus menantang batasan imajinasi manusia dengan memunculkan deretan fauna berwujud tidak lazim.
Jauh di bawah batas tembus cahaya matahari, tekanan ekstrem dan keterbatasan nutrisi memaksa satwa-satwa purba ini berevolusi secara radikal demi bertahan hidup.
Alhasil, adaptasi tersebut melahirkan bentuk anatomi unik yang membuat mereka dijuluki sebagai makhluk paling alien di planet bumi.
Melansir dari earth, berikut ini tiga hewan laut dalam paling aneh di dunia:
1. Anglerfish
Salah satu makhluk laut dalam dengan rupa paling menakutkan adalah anglerfish. Ikan berwajah menyerupai iblis ini dinamai demikian karena memiliki umpan bercahaya yang menonjol dari dahinya.
Anglerfish menggunakan bagian daging yang menjulur tersebut untuk memikat mangsa sebelum melahapnya dengan deretan gigi yang sangat panjang. Bagian umpan yang menyala tersebut dihasilkan oleh bakteri bioluminesens yang terbungkus di ujungnya.
Hal yang mungkin paling aneh dari anglerfish adalah ritual kawinnya. Ikan jantan berukuran jauh lebih kecil daripada ikan betina dan menghabiskan seluruh hidup mereka hanya untuk mencari pasangan.
Begitu berhasil menemukan betina, mereka akan menggigitnya dan perlahan-lahan menyatukan seluruh tubuh mereka ke tubuh sang betina! Tanpa menempelkan diri pada betina, anglerfish jantan bahkan tidak akan pernah bisa tumbuh dewasa.
2. Barreleye
Barreleye adalah salah satu makhluk laut yang memiliki wujud paling mirip alien. Pada pandangan pertama, Anda mungkin mengira ikan ini tidak memiliki mata.
Lagi pula, siapa yang butuh melihat jika hidup di perairan yang hampir gelap gulita? Namun saat diperiksa lebih dekat, barreleye ternyata memiliki dua bola besar berwarna hijau neon di tengah tengkoraknya yang bening. Bola apakah itu? Itu adalah matanya!
Barreleye memiliki dua mata dengan posisi terkunci yang selalu menghadap ke atas menembus kepalanya yang transparan. Ikan unik ini memindai perairan di atasnya, mencari bayangan yang bergerak demi mendeteksi keberadaan mangsa.
3. Cumi-Cumi Vampir
Berbeda dengan namanya, cumi-cumi vampir sama sekali tidak menghisap darah. Tentakelnya bahkan hampir tidak memiliki alat pengisap. Nama cumi-cumi ini diambil dari matanya yang berwarna merah menyala serta struktur tentakelnya yang menyerupai jubah.
Secara proporsi, mata cumi-cumi vampir merupakan yang terbesar di dunia dibanding ukuran tubuhnya jika disejajarkan dengan hewan lain.
Kedalaman laut tempat cumi-cumi ini hidup disebut sebagai "zona minimum oksigen", sebuah wilayah yang kekurangan oksigen untuk mendukung metabolisme aerobik.
Secara teori, seekor cumi-cumi seharusnya tidak akan mampu bertahan hidup di zona ini. Namun, cumi-cumi vampir tampaknya tidak peduli dan justru berkembang biak dengan baik di sana.
Keyword : Hewan Laut DalamHewan TeranehBiota Laut