Sosialisasi Empat Pilar MPR, Sahroni Tekankan Pentingnya Literasi Digital

Rabu, 24/06/2026 10:35 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Ahmad Sahroni menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama konstituen di Gelanggang Remaja Kecamatan Koja, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (22/6).

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut mengangkat tema “Generasi Muda dan Empat Pilar Kebangsaan: Merawat Identitas Nasional di Era Post-Truth”.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menyampaikan berbagai pandangan dan pertanyaan terkait tantangan penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda yang tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, media sosial, serta maraknya hoaks dan disinformasi.

Menurut Sahroni, pendekatan penanaman nilai kebangsaan kepada generasi muda harus terus menyesuaikan perkembangan zaman agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara efektif.

“Generasi muda hari ini hidup dalam lingkungan yang sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya. Karena itu, penanaman nilai-nilai kebangsaan tidak bisa hanya dilakukan dengan cara-cara lama yang satu arah. Kita harus mampu menghadirkan nilai Pancasila, semangat persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa melalui pendekatan yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Sahroni.

Ia menjelaskan bahwa sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan media sosial harus diarahkan menjadi sarana untuk memperkuat wawasan kebangsaan, bukan justru menjadi ruang penyebaran informasi yang menyesatkan.

“Di tengah derasnya arus informasi digital, generasi muda harus dibekali kemampuan untuk memilah informasi, berpikir kritis, dan memahami nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu diperlukan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas agar anak-anak kita tetap memiliki akar kebangsaan yang kuat serta mampu menjadi warga negara yang bertanggung jawab,” tambah Sahroni.

TERKINI
Hukum Puasa Tasua 9 Muharram Digabung dengan Qadha Ramadan Kilas Balik Hari Asyura, Momen Kemenangan Tauhid di Laut Merah Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram 2026, Menghapus Dosa Setahun Lalu KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Vendor dalam Proyek Notifikasi BRI-Telkom