Jum'at, 19/06/2026 21:11 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menghubungi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang saat menerima audiensi perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (19/6).
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan penjelasan langsung kepada mahasiswa terkait sejumlah tuntutan yang mereka sampaikan dalam aksi unjuk rasa.
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan mahasiswa dapat mendengar secara langsung respons pemerintah terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan.
DPR Desak Pemerintah Transparan soal Penyesuaian Harga BBM
Puluhan Perwakilan Mahasiswa Diterima DPR, Tritura Trisakti Jadi Sorotan
Ribuan Mahasiswa Kepung DPR, Soroti Kenaikan BBM dan Pemulihan Ekonomi
“Semua berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dan politik secara nasional,” kata Saan usai audiensi.
Menurut Saan, pemerintah juga menjelaskan adanya efisiensi anggaran sekitar Rp70 triliun yang berasal dari penyisiran sejumlah pos belanja yang dinilai kurang efektif. Anggaran tersebut, kata dia, dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam audiensi tersebut, mahasiswa turut menyoroti kenaikan harga Pertamax dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di sejumlah daerah. Menanggapi hal itu, Saan menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berkomitmen mencari solusi atas persoalan tersebut serta memastikan ketersediaan BBM subsidi bagi masyarakat.
“Stabilitas politik dan ekonomi sangat penting karena memengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat, dan hal itu juga menjadi salah satu perhatian mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dhenni Ribowo berharap DPR dapat menjalankan fungsi pengawasan dan penyalur aspirasi masyarakat secara optimal kepada pemerintah.
Ia mengingatkan pemerintah agar serius memperhatikan persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
“Isu perut itu jangan dicoba-coba kepada masyarakat. Karena kalau masyarakat nanti sudah lapar, emosi, pasti pemerintah yang kena,” kata Dhenni.
Audiensi berlangsung setelah ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kondisi ekonomi, kebijakan energi, hingga pelaksanaan program-program pemerintah.