Jum'at, 19/06/2026 11:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menyatakan ketidakpuasan yang mendalam terhadap deklarasi bersama Kelompok Tujuh (G7) yang menyerukan denuklirisasi secara total di Korea Utara, menurut media pemerintah setempat pada Kamis (18/6).
Dalam sebuah pernyataan, Kim Yo Jong yang juga menjabat sebagai pejabat senior partai penguasa Korea Utara itu mengatakan denuklirisasi adalah tujuan kosong yang tidak akan pernah terwujud.
Dia juga menolak tuntutan negara-negara G7 dengan menyebutnya "sama sekali ketinggalan zaman", menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Kim Yo Jong menegaskan kembali sikap Korea Utara yang menanggap senjata nuklir sangat penting untuk pertahanan diri dan negaranya tidak akan pernah menerima denuklirisasi.
Rusia Diduga Manfaatkan Pekerja Ilegal Korut Produksi Drone
Korut Balas Latihan Militer AS dan Sekutu dengan Hujanan Rudal
Jepang Uji Rudal, Adik Kim Jong Un Ancam Militer
Pernyataan Kim Yo Jong itu muncul setelah para pemimpin G7 bertemu di Kota Evian-les-Bains, Prancis, dalam KTT yang berlangsung hingga Rabu (17/6).
Sumber: Kyodo