Dasco Dorong OJK dan BEI Perkuat Tata Kelola Bursa Efek

Kamis, 18/06/2026 22:19 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendorong penguatan tata kelola pasar modal melalui peningkatan pengawasan dan reformasi berkelanjutan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu disampaikan Dasco usai memimpin pertemuan dengan jajaran Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (18/6).

“Barusan kami sudah melakukan koordinasi dan kemudian diskusi yang panjang, bagaimana kemudian OJK yang baru dan direktur Bursa yang baru untuk membenahi tata kelola bursa sehingga lebih baik ke depannya,” kata Dasco kepada wartawan.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik beserta jajaran. Dari pihak DPR turut hadir Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, Saan Mustopa, serta Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun.

Menurut Dasco, DPR menekankan pentingnya pengawasan yang lebih optimal dari OJK guna memastikan tata kelola pasar modal berjalan transparan dan akuntabel.

“Beberapa kesepakatan tadi telah kami dapatkan titik temu, tentunya untuk tata kelola bursa yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Friderica meminta jajaran direksi baru BEI periode 2026-2030 untuk berkomitmen penuh dalam mengembangkan pasar modal nasional dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik.

“Kita harapkan dan kita minta mereka untuk berkomitmen memberikan yang terbaik untuk pengembangan bursa efek ke depan, mengedepankan tata kelola, dan melanjutkan reformasi integritas di pasar modal,” katanya.

Ia menegaskan integritas menjadi fondasi utama dalam memperkuat kepercayaan investor sekaligus mendorong pertumbuhan pasar modal yang sehat.

“Sehingga akan menjadi pasar modal yang semakin maju, semakin berkembang, dan bisa semakin menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Jeffrey memastikan direksi baru BEI akan melanjutkan reformasi pasar modal yang selama ini telah berjalan. Pihaknya juga berkomitmen meningkatkan transparansi, integritas, serta memperdalam pasar dari sisi permintaan maupun penawaran.

Menurut Jeffrey, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan BEI sebagai bursa berkelas dunia yang mampu sejajar dengan bursa-bursa besar di tingkat global.

“Kami akan terus melakukan pendalaman pasar, baik dari sisi demand maupun supply sehingga potensi BEI menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia dapat segera terwujud,” katanya.

 

 

 

TERKINI
Film Komedi Horor Ghost Buzzer Dapat Dukungan Kak Seto Dasco Dorong OJK dan BEI Perkuat Tata Kelola Bursa Efek Deretan Peristiwa Besar dalam Sejarah Islam pada 10 Muharram Apakah Tidak Boleh Bepergian di Bulan Muharram?