Rusia-Ukraina Saling Serang saat Zelensky Bertemu Trump

Kamis, 18/06/2026 15:47 WIB

Kyiv, Jurnas.com - Militer Rusia dan Ukraina saling melancarkan serangan ketika Presiden Volodymyr Zelensky sedang bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan para pemimpin Eropa.

Dikutip dari DW pada Kamis (18/6), Moskow menyerang Kyiv dengan rudal pada Rabu malam, sementara Ukraina mengirim drone yang menargetkan kilang minyak utama di Moskow.

"Musuh menyerang ibu kota dengan rudal balistik. Tetaplah di tempat aman sampai peringatan serangan udara berakhir!" kata Kepala Administrasi Militer Ukraina, Tymur Tkachenko.

Serangan tersebut adalah kali kedua Kyiv diserang minggu ini. Sementara itu, Zelenskyy telah berupaya menekan Rusia untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

Di tempat lain, drone Ukraina menghantam Kilang Minyak Moskow (MNPZ), menurut keterangan Walikota Sergei Sobyanin, yang menandai serangan kedua terhadap fasilitas tersebut dalam seminggu.

Rusia mengatakan bahwa sistem pertahanan udaranya telah mencegat dan menghancurkan 555 drone Ukraina di berbagai wilayah semalam, sementara Sobyanin mengatakan sekitar 180 drone yang menuju ibu kota telah ditembak jatuh.

"Pasukan pertahanan udara terus memukul mundur serangan besar-besaran. Beberapa drone berhasil mencapai kilang minyak Moskow," kata Sobyanin.

Dia menambahkan bahwa sebuah pusat perbelanjaan di pinggiran Moskow juga mengalami kerusakan ringan akibat puing-puing drone yang berjatuhan. Penerbangan di semua bandara utama Moskow telah ditangguhkan sementara karena alasan keamanan, setelah serangan pesawat tak berawak Ukraina.

Diketahui, Zelenskyy telah berbicara dengan Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta para pemimpin lainnya, di sela-sela pertemuan G7 yang diadakan di Prancis. Dia menggambarkan pertemuan itu sebagai koordinasi untuk mencoba mengakhiri perang.

TERKINI
Apakah Tidak Boleh Bepergian di Bulan Muharram? Mei 2026, Volume Pembayaran Digital Capai 5,22 Miliar Catat! Ini Alasan Dosa Maksiat di Bulan Haram Jauh Lebih Besar Mengapa Bulan Muharram Disebut Sebagai Syahrullah?