Trump: AS Terbuka untuk Lanjutkan Serangan ke Iran

Kamis, 18/06/2026 02:30 WIB

Washington, Jurnas.com - Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan Amerika Serikat terbuka untuk melanjutkan serangan terhadap Iran jika Teheran tidak cukup mematuhi ketentuan dalam perjanjian perdamaian awal terbaru antara kedua pihak.

Trump, yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (G7) di Prancis, menegaskan bahwa apa yang disebut sebagai memorandum antara AS dan Iran, yang menyerukan penghentian pertempuran serta pembukaan kembali Selat Hormuz, bukanlah bersifat final.

“Jika saya tidak menyukainya, kami akan kembali menembaki mereka, menjatuhkan bom di atas kepala mereka,” kata Trump kepada media saat memulai pertemuannya dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, yang berlangsung di sela-sela KTT tersebut.

“Jika mereka tidak berperilaku baik, kami akan langsung kembali menjatuhkan bom tepat di tengah-tengah kepala mereka,” sambungnya.

Amerika Serikat dan Iran mengatakan bahwa memorandum tersebut akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari lagi guna memberi waktu bagi kedua negara untuk untuk menegosiasikan kesepakatan final yang bertujuan mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat bulan.

Syarat-syarat dalam kesepakatan awal itu juga mencakup pencabutan blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat sejak April terhadap seluruh lalu lintas maritim yang berusaha masuk atau keluar dari pelabuhan-pelabuhan di Iran.

Namun hingga kini kedua negara belum mengungkap rincian spesifik dari kesepakatan sementara tersebut, yang akan diformalkan pada Jumat dalam sebuah upacara di Swiss.

Setelah berakhirnya KTT tiga hari di kota resor Evian-les-Bains, Prancis, Trump dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Rabu malam waktu setempat.

Sumber: Kyodo

TERKINI
Peringatan Hari Sushi Internasional Setiap 18 Juni, Ini Sejarahnya Persija Cuci Gudang, Empat Pemain Resmi Hengkang Bos Marcedes Sebut Dirinya Tak Ingin Bersaing dengan Lewis Hamilton Donald Trump Beri Peringatan Keras kepada Iran