Sabtu, 30/05/2026 12:50 WIB
Teheran, Jurnas.com - Pemerintah Iran sedang melakukan sejumlah persiapan untuk menggelar upacara pemakaman bagi mendiang pemimpin tertinggi Ayatullah Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan Amerika Serikat pada akhir Februari lalu.
Media resmi setempat melaporkan pada Jumat (29/5) bahwa rencana ini kembali berjalan menyusul penundaan panjang akibat konflik bersenjata antara Republik Islam tersebut dengan AS dan Israel.
Dikutip dari AFP pada Sabtu (30/5), meski penentuan waktu pastinya masih belum pasti, sebuah markas khusus telah dibentuk untuk mempersiapkan upacara pemakaman, dan berbagai lembaga saat ini sedang merencanakan serta membuat berbagai pengaturan.
Khamenei, yang memimpin Republik Islam selama lebih dari tiga dekade, gugur dalam gelombang pertama serangan AS-Israel yang memulai perang pada 28 Februari lalu silam.
Menlu Iran Sebut Kesepakatan dengan AS Tinggal Selangkah Lagi
Analis Peringatkan Risiko jika AS Ngotot Rebut Pulau Kharg Iran
Iran Kembali Blokir Selat Hormuz, Kapal Diminta Menunggu
Putra sekaligus penerusnya, Mojtaba Khamenei, juga dilaporkan terluka dalam serangan tersebut dan belum pernah terlihat lagi di hadapan publik sejak menjabat.
Sebuah acara untuk memberikan penghormatan kepada mendiang Khamenei senior sempat dilakukan pada April lalu, namun pemakaman kenegaraan yang awalnya diumumkan tidak dapat dilaksanakan karena situasi perang.
Televisi pemerintah juga memperkirakan banyak orang bakal memadati prosesi tersebut, di saat kesepakatan mengakhiri konflik secara definitif masih sulit dicapai meskipun gencatan senjata sebagian besar telah bertahan.