Kvaratskhelia Yakin PSG Bisa Pertahankan Gelar Liga Champions

Jum'at, 29/05/2026 05:05 WIB

Paris, Jurnas.com - Winger Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia, menunjukkan optimisme tinggi jelang final Liga Champions 2025/26 melawan Arsenal yang akan digelar di Puskas Arena, pada Sabtu (30/6).

Pemain asal Georgia itu percaya Les Parisiens memiliki kualitas untuk kembali mengangkat trofi paling bergengsi di Eropa.

PSG datang ke partai puncak dengan status juara bertahan setelah musim lalu sukses menghancurkan Inter Milan 5-0 di final. Kini, tim asuhan Luis Enrique berpeluang mencatat sejarah baru jika mampu mengalahkan Arsenal.

Apabila berhasil mempertahankan gelar, PSG akan menjadi klub pertama selain Real Madrid yang mampu menjuarai Liga Champions secara beruntun sejak era modern kompetisi dimulai pada musim 1992/93.

“Semua ini sangat penting, dan kami memahami bahwa kami adalah juara bertahan serta bisa menang lagi,” ujar Kvaratskhelia kepada UEFA dikutip pada Jumat (29/5).

Kepercayaan diri PSG semakin besar karena mereka memiliki catatan positif saat menghadapi Arsenal.

Dalam dua pertemuan terakhir di Liga Champions, PSG selalu berhasil keluar sebagai pemenang, termasuk ketika menyingkirkan The Gunners di semifinal musim lalu.

Meski begitu, perjalanan PSG musim ini tidak sepenuhnya mulus. Jadwal padat dan minim waktu pemulihan sempat membuat performa tim menurun pada fase awal kompetisi.

Kvaratskhelia mengakui timnya membutuhkan waktu untuk menemukan kembali ritme permainan terbaik mereka sebelum akhirnya tampil konsisten hingga mencapai final.

“Awalnya kami kesulitan, tetapi di tengah musim kami sadar bisa melakukan apa yang kami kuasai. Kami bermain selaras, terus menang dan berhasil mencapai final,” katanya.

Pemain berusia 25 tahun itu juga menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan PSG musim ini. Sepanjang fase gugur Liga Champions 2025/26, Kvaratskhelia terlibat dalam 10 gol dengan rincian tujuh gol dan tiga assist.

Catatan tersebut menjadikannya pemain paling produktif di fase gugur musim ini sekaligus pemain pertama yang mampu mencetak gol atau assist dalam tujuh laga beruntun di fase gugur Liga Champions dalam satu musim.

Meski berstatus juara bertahan, Kvaratskhelia menegaskan PSG tetap menaruh rasa hormat kepada Arsenal yang dinilai memiliki kualitas besar untuk memenangkan pertandingan.

Namun, ia percaya pengalaman dan mental juara yang dimiliki PSG bisa menjadi pembeda pada laga final nanti.

PSG sendiri terus menunjukkan dominasinya di kompetisi Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2020, klub asal Prancis tersebut tercatat menjadi tim dengan jumlah penampilan final Liga Champions terbanyak dibanding klub lain.

Kini, Les Parisiens memburu gelar kedua secara beruntun demi mengukuhkan diri sebagai kekuatan baru sepak bola Eropa.

TERKINI
7 Fenomena Sains di Al-Qur’an yang Baru Dibuktikan Sekarang, Apa Saja? 10 Cara Menjaga Sistem Pencernaan agar Tetap Sehat Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia Setiap 29 Mei, Ini Sejarahnya Hari Lanjut Usia Nasional 29 Mei, Ini Sejarah dan Tujuan Peringatannya